Kuala Lumpur – Tren SUV di seluruh dunia membuat produsen mobil nasional Malaysia Proton tidak mau ketinggalan. Proton baru-baru ini merilis sebuah SUV untuk pertama kalinya. Tidak sendirian, Proton bekerja di mobil bersama dengan raksasa otomotif Cina Geely.

Seperti diketahui, saham Proton telah dibeli oleh Geely, sehingga mereka berkolaborasi mulai dari pertukaran pekerja di Malaysia dan China hingga akhirnya mampu memproduksi mobil yang sesuai dengan karakteristik warga Malaysia dan warga ASEAN.

Untuk memfasilitasi penjualan, Proton juga menyiapkan penjualan online. "Proton X70 adalah hasil kerja keras satu tahun oleh para pekerja Proton dan Geely dan siapa saja yang terlibat dalam pengembangan SUV merek Malaysia pertama," kata CEO Proton Dr. Li Chunrong dalam siaran persnya.

"Proton sangat bangga dengan apa yang telah kami capai. Kami juga percaya bahwa konsumen Malaysia juga bangga dengan ini sambil membantu mengubah merek Proton. Mobil telah dipesan lebih dari 10.000 unit dan itu adalah awal yang baik. Kami akan bekerja keras untuk segera mengirim mobil ke konsumen, "jelas Li.

SUV X70 terbukti sukses menarik orang Malaysia. Bahkan, harus ada konsumen yang bersedia menunggu hingga enam bulan untuk memesannya sebelum Proton membuka pesanan X70.

"Proton sangat berterima kasih atas kesabaran dan kepercayaan pada merek kami," kata Li.

Proton X70 memiliki mesin bensin 1,8 L yang dikawinkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan dan pilihan manual. Ada 6 airbag yang tersedia di X70. Fitur canggih juga tertanam di dalamnya mulai dari Auto Rain Sensing, Panoramic Sunroof, ABS, EBD, BA, ESC, TCS, HHA, HDC, ESS, AEB, FCW, ACC, LDW, BLIS, DOW, IHBC, TPMS, sensor belakang kamera depan, untuk immobilizer dan alarm anti pencurian.

Ada empat pilihan yang ditawarkan oleh Proton X70 yaitu 1,8 TG dalam Standar 2WD RM 99.800 atau jika Rp. 347 juta, 1,8 TG Dalam Eksekutif 2WD RM 109.800 setara dengan Rp. 381 juta, 1,8 TG Dalam Eksekutif AWD RM 115.800 atau Rp. 402 juta, dan 1.8 TG Termahal Di Premium 2WD bernilai RM 123.800 atau IDR 429 juta. (kering / ddn)