Jakarta – Mengubah eksterior mobil adalah salah satu formula yang dapat digunakan oleh produsen untuk meningkatkan penjualan mobil mereka. Setidaknya itu telah dilakukan oleh Toyota dan Daihatsu di SUV kembar Rush-Terios. Foto Toyota Rush: Rengga Sancaya

Setelah 10 tahun tidak mengubah wajah Rush-Terios, kedua karakter ditipu pada November 2017. Toyota dan Daihatsu mengubah wajah Rush-Terios habis-habisan. Terutama di bagian luar, tempat tidur di Rush-Terios benar-benar hilang.

Penjualan Rush-Terios juga meningkat tajam. Untuk semua 2017, Rush-Terios masing-masing terjual 20.039 unit dan 11.338 unit di twin 2018 SUV segera booming. Model Toyota Rush Baru Foto: Toyota Astra Motor
Mengutip data distribusi partai besar dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), Januari hingga November 2018 Rush terjual 49.650 unit. Sementara Terios dikirim ke dealer sebanyak 29.113 unit.

Setelah Rush-Terios, sekarang baik Toyota dan Daihatsu sudah memiliki model baru Avanza-Xenia 2019. Ini diketahui dari beberapa foto yang tersebar luas di media sosial.

Wajah Avanza dan Xenia 2019 berubah. Tampak pada lampu yang sebelumnya halogen dan bundar, pada model baru Avanza-Xenia 2019 lampu depan lebih sempit dan terlihat memakai LED.

2015 Avanza model Photo: Toyota

Tidak ada informasi resmi mengenai desain eksterior Avanza 2019. Desain eksterior disebut-sebut menjadi faktor utama bagi orang Indonesia sebelum membeli mobil.

"Desain eksterior adalah apa yang kebanyakan orang Indonesia lihat terlebih dahulu. Jadi jika Anda ingin membeli mobil, lihat dulu desainnya," kata Kepala Divisi Pemasaran & Hubungan Pelanggan PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso.

Nah, soal Avanza 2019 bisa meningkatkan penjualan, bukan? Sebagai catatan, tanpa model baru sebenarnya Avanza telah menjadi prestasi tersendiri. Avanza menjadi mobil terlaris di Indonesia meski ditabrak Mitsubishi Xpander baru. Xpander masih tidak dapat menggeser Avanza dari posisi mobil terlaris. (kering / bulan)