Misano –

Fabio Quartararo tak mampu tampil gemilang di seri MotoGP San Marino, Minggu (13/9). Bahkan Quartararo sempat merasakan kecelakaan dua kali di Sirkuit Marco Simoncelli, Misano.

Pertama, pebalap berusia 21 tahun itu terjatuh di lap ke-8, di tikungan ke-4, posisinya turun ke posisi ke-20. Meski Quartararo start dari posisi 8 namun ia tetap bisa melanjutkan balapan.

Quartararo masuk pit pada lap 18 untuk mengecek kondisi motornya. Namun sayang dia gagal memperbaiki penampilannya. Quartararo harus lebih cepat memarkir motornya, karena terjatuh saat memasuki lap ke-20 di tikungan ke-6.

Dengan hasil ini, Dovizioso berhasil menyalip poinnya. Pembalap Ducati itu kini mengoleksi 76 poin, sedangkan Quartararo tertahan di 70 poin. Terpaksa kehilangan poin, Quartararo menyadari ini adalah kesalahannya.

"Saya melakukan banyak kesalahan. Pertama, start saya tidak bagus. Saya menyentuh Jack (Miller) di awal," kata Quartararo seperti dikutip Crash, Senin (14/9).

"Lalu ketika saya berada di belakang Maverick (Vinales), saya berkata 'Saya bisa balapan lebih cepat'. Saat-saat ini membuat frustrasi, karena Anda tidak menyusulnya, seperti diusir."

Ia kemudian mampu menyalip pebalap Spanyol tersebut, namun saat hendak mengejar Miller, ia juga mengalami kecelakaan karena terlalu bernafsu mengejar Jack Miller.

Sayangnya saya balapan seperti di lap terakhir, padahal tersisa 19 lap. Saya terlalu bersemangat, karena setelah menyalip Maverick, saya langsung bilang, 'Oke, saya perlu mengejar Jack'. "

"Kemudian ban depan saya panas dan tekanannya tinggi. Sedikit kesalahan yang saya buat. Pada tikungan ketiga saya terpeleset, agak melebar di tikungan empat, saya kemudian mencoba mengerem perlahan, tapi saya melebar dan kehilangan bagian depan," Quartararo menjelaskan kecelakaan pertamanya. .

Sayang sekali karena kami punya kecepatan untuk menang. Sungguh mengesalkan, tapi setidaknya kami belajar sesuatu, katanya.

Tonton "Quartararo Tercepat dalam Latihan Bebas II MotoGP Ceko 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lth)