Jakarta – Ban sering menjadi faktor penentu dalam balapan MotoGP. Memilih jenis ban yang salah selama lomba dapat memengaruhi kinerja di lintasan.

Saat ini ban MotoGP masih dipasok oleh Michelin. Sebelum perlombaan, semua pembalap bertemu dengan tim mereka untuk menentukan senyawa senyawa yang ditawarkan. Ada beberapa senyawa ban yang ditawarkan di setiap seri balapan, ada ban untuk trek kering, serta ban basah. Pemilihan ban kering dan basah ditentukan berdasarkan kondisi trek balap.

Mengutip halaman Box Repsol, ban harus mempertahankan tekanan yang disarankan dari pabrikan untuk memastikan keselamatan pengendara sambil menawarkan kinerja terbaik. Semua ban harus dilengkapi dengan sensor.

Tekanan ban mempengaruhi kinerja. Tekanan ban rendah memang menawarkan kontak yang lebih baik dengan aspal tetapi mengurangi stabilitas dan meningkatkan beban berlebih. Di sisi lain, tekanan yang sangat tinggi dapat mengurangi cengkeraman ban ke aspal.

Selain itu, agar ban balap menghasilkan kinerja optimal, ban harus mencapai suhu ideal yang meningkatkan kontak dengan aspal. Michelin mengatakan bahwa ban harus disimpan dalam kotak pemanas setidaknya 90 ° C sebelum sepeda motor dipercepat di lintasan.

Suhu ban depan ideal adalah 100 ° C sedangkan ban belakang 120 ° C atau lebih.

Ban balap terdiri dari suhu yang sangat tinggi dan karet yang berputar sambil menahan beban sepeda motor dan pengendara sehingga mereka harus menanggung tenaga yang cukup besar. Selama akselerasi di sepanjang lintasan lurus, ban belakang memiliki lebih dari 2.200 gaya Newton. Saat pengereman, ban depan memiliki lebih dari 2.500 gaya Newton. Selama menikung, gaya lateral melebihi 2.000 Newton.

Fakta lain, kontak antara ban dan permukaan lintasan hanya seukuran koin. Selain mendukung kecepatan sepeda motor di lintasan, ban, terutama ban depan, berfungsi sebagai sensor bagi pengendara. Dari perasaan ban depan yang mereka dapatkan, pengendara bisa mengetahui kondisi aspal jika ada grip yang cukup. "Semua informasi ini diperoleh dari ukuran koin!" Kotak Repsol aja. (rgr / lth)