Jakarta –

Aparat keamanan menutup jalan untuk mengantisipasi adanya demonstrasi menentang Omnibus Law. Beberapa kendaraan keselamatan dan pemecah kerumunan juga dikerahkan.

Dikutip dari CNN Indonesia, ratusan perwira gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri bersiaga di Kompleks DPR / MPR sejak pagi tadi. Tindakan pengamanan ini dilakukan terkait dengan rencana menggelar demonstrasi menentang Omnibus Law UU Cipta Karya (Ciptaker Law).

Antisipasi lain dari aksi ini adalah penutupan Jalan Gatot Subroto dari Semanggi hingga Slipi.

Pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas jaga terlihat menyiapkan peluncur gas air mata. Tak hanya itu, sejumlah kendaraan taktis (romantis) juga diparkir siap pakai.

Beberapa armada romantis yang terlihat antara lain mobil meriam air, mobil lapis baja barakuda, mobil komando dekomposisi massal (Raisa), hingga kendaraan lapis baja sudah ada di halaman DPR / MPR.

Kendaraan taktis seperti barakuda dan meriam air disiagakan di kawasan Taman Ria Senayan. Kendaraan itu untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa menentang omnibus law di DPR. Foto: Rengga Sancaya

Sebagai informasi, water canon yang menjadi andalan Polri ini telah dibuat oleh PT Pindad Persero. Mengutip situs resmi Pindad, kendaraan ini memiliki penggerak 4×4, dengan transmisi manual. Truk ini memiliki bobot sekitar 16 ton, sedangkan untuk kapasitas penumpang dapat memuat 4 awak kabin. Berbekal mesin diesel, meski bobotnya cukup berat, meriam air ini tetap mampu melaju hingga kecepatan 80 km / jam di jalan raya.

Kapasitas tangki air mampu menampung 5.000 liter air. Dan untuk semburan semburan air ke benda, nosel tersebut mampu menyemburkan jarak hingga 50 meter.

Mobil Raisa alias pengurai massal Foto: Kanavino Ahmad Rizqo / detikcom

Wahana lain yang jadi andalan menghadapi protes adalah Raisa. Tentu bukan penyanyi cantik, istri Hamish Daud, Raisa disini singkatan dari pengurai massal.

Raisa menggunakan basis mobil pikap berkabin ganda yang dimodifikasi sehingga berfungsi untuk mengurai massa. Untuk mengungkap massa yang kacau, Raisa akan mengeluarkan suara yang mengganggu. Ada loudspeaker 1.000 watt yang akan mengeluarkan banyak suara. Bahkan dikatakan dapat mengganggu saraf setiap orang yang mendengarnya.

Tonton Video "Demo Omnibus Law di DPRD Sumbar Semrawut, Massa Dirusak Kawat Duri"
[Gambas:Video 20detik]
(din / rgr)