Jakarta –

Saat ini lagi ramai di media sosial denda akan diterima oleh pengendara karena tidak menggunakan topeng saat mengemudi. Bahkan denda tidak kurang hingga Rp 250 ribu. Ternyata denda yang diberikan bukan tiket tilang (Pelanggaran Lalu Lintas) yang diberikan oleh Polisi.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Kepolisian Metropolitan Jakarta, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo, kepada detikOto, Senin (13/7/2020).

"Tidak, pelanggaran topeng itu bukan pelanggaran lalu lintas jadi tidak ditilang," kata Sambodo.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar. Dia menjelaskan bahwa tidak menggunakan topeng bukanlah pelanggaran lalu lintas.

Bukti pembayaran tidak menggunakan masker saat mengemudi. Foto: dermaga. Spesial (Medsos)

"Pelanggaran karena tidak menggunakan topeng adalah pelanggaran PSBB sesuai dengan peraturan dalam Peraturan Gubernur, Satpol PP yang melakukan tindakan. Ini bukan pelanggaran lalu lintas sehingga bukan tupoksi (Tugas dan Fungsi) Kepolisian Nasional tetapi Satpol PP mohon konfirmasi ke Pemerintah Provinsi DKI, "kata Fahri.

Denda keuangan sebesar Rp. 250.000 tercantum dalam Pergub No.51 tahun 2020, tentang Implementasi Pembatasan Sosial Skala Besar selama Periode Transisi menuju Komunitas yang Sehat, Aman dan Produktif. Pasal 7 ayat 3 menyatakan bahwa hukuman bagi penduduk yang tidak mengenakan topeng adalah membersihkan fasilitas umum atau membayar denda.

Pasal 7 ayat (3) huruf a:

(Sebuah). pekerjaan sosial dalam bentuk membersihkan fasilitas umum dengan mengenakan rompi; atau. (b). denda administrasi sebesar Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Dalam paragraf 2 dinyatakan bahwa proses pengenaan sanksi dapat dilakukan oleh Satpol PP, yang didampingi oleh polisi atau TNI.

Hingga sore ini detikOto terus melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Satpol PP untuk mengetahui berita yang sedang ramai di media sosial. Namun sayangnya mereka belum menanggapi panggilan telepon detikOto.

Lihat video "Penjual Masker Peringatkan Polisi: Jangan Manfaatkan Situasi!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)