Renault dianggap memiliki banyak peluang untuk bersaing di berbagai segmen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Maxindo Renault Indonesia sedang mempersiapkan langkah agresif untuk bersaing di pasar otomotif negara ini. Salah satunya dengan meluncurkan kendaraan serba guna (MPV) berkapasitas tujuh penumpang (7 kursi).

PT Maxindo Renault Indonesia memiliki hak untuk mengimpor, memasarkan, mendistribusikan dan mengelola produk serta layanan purna jual untuk merek Renault di Indonesia, setelah dipercaya oleh Renault Asia Pasifik. "Dalam waktu dekat kami akan membawa 7 kursi dengan harga yang sangat terjangkau," kata Maxindo COO Renault Indonesia, Davy J Tuilan, dalam presentasinya kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/1).

Davy, yang pernah melatih Suzuki dan Nissan Indonesia, mengatakan pasar Indonesia sangat dinamis. Sehingga Renault sebagai merek global memiliki peluang besar untuk bersaing di berbagai segmen.

Sebelumnya, Renault di Indonesia hanya bermain di tiga segmen, termasuk Kwid untuk entry-level city car / crossover, Koleos di segmen SUV menengah, dan Renault Duster untuk segmen SUV kompak. "Saat ini Renault hanya bermain di tiga segmen. Hanya 20 persen dari total industri di Indonesia. (Ke depan), kami akan bermain di tujuh segmen. Dan satu segmen akan luar biasa. Itu adalah cara agresif pertama," kata Davy.

Meski demikian, Davy enggan menjelaskan secara detail model produk Renault yang akan masuk ke Indonesia. "Model baru itu tidak perlu. Masih banyak model yang bisa dieksplorasi ke konsumen," katanya.

Renault memiliki model 7-kursi, salah satunya adalah Lodgy untuk segmen menengah dan model berbasis Renault Kwid yang sedang dikembangkan.