Jakarta – Bagi yang pernah menonton film Predator (1987) karya John McTiernan, mereka pasti kenal dengan sosok alien Predator yang berkepala besar dengan ciri khas rambut gimbal. Karena popularitas karakter ini, ia telah mengilhami sejumlah produsen helm untuk membuat helm gaya predator.

Di Indonesia, helm jenis ini masih jarang digunakan oleh pengendara motor. Bahkan jika ada, orang dapat menemukan dua pengendara sepeda motor mengenakan helm berhantu ini. Dan biasanya mereka yang memakai helm jenis ini adalah anggota komunitas sepeda motor.

Jika di Indonesia helm jenis Predator tidak banyak digunakan dan tidak ada produsen helm resmi yang memproduksi, maka di Rusia helm ini telah secara resmi diproduksi oleh Nitrinos.

Nitrinos & # 39; Helm Predator terbuat dari bahan fiberglass dan kevlar alloy. Meski terlihat kencang, dengan pelindung kecil, Nitrinos mengklaim helm ini tetap nyaman
digunakan dengan sistem ventilasi 4 saluran. Helm ini juga memiliki bobot yang cukup ringan, sekitar 1,8 kg.

Sebagai pilihan bagi konsumen, Nitrinos juga menawarkan pilihan model gimbal yang diinginkan konsumen. Panjang gimbal yang ditawarkan adalah antara 34 hingga 45 cm, dengan jumlah 22 gimbal.

Selain itu, pabrikan juga menawarkan beberapa penyesuaian lain, seperti LED tiga titik, pelindung visor, ukiran helm, dan opsi aerografis yang diberikan.
grafis sesuai selera konsumen.

Untuk harganya, helm Predator Nitrinos dibanderol dengan harga mulai dari USD 649 atau setara dengan Rp 9,2 juta. (lua / ddn)