Jakarta –

Akhir pekan lalu, viral rombongan pengendara sepeda memasuki Tol Jagorawi. Jelas para pengendara sepeda yang masuk ke tol tersebut telah melakukan pelanggaran karena jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

Jasa Marga selaku operator Tol Jagorawi bersama Polri mengusut pelanggaran tersebut. Pencarian dilakukan melalui pemeriksaan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di jalur, gerbang tol dan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Km 45 Tol Jagorawi, serta pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan temuan pemeriksaan, rombongan pesepeda dari Bekasi dan Pamulang melakukan kegiatan bersepeda bersama mulai pukul 07.30 WIB. Mereka menelusuri jalan desa di sekitar kawasan Ciawi. Saat kembali, rombongan berpisah dan sebagian dari mereka memasuki jalan tol yang berjumlah tujuh orang, yaitu 6 karyawan PT WM dan 1 peserta lainnya. Berdasarkan pengakuan salah satu pengendara sepeda, rombongan tidak melihat rambu-rambu dan tidak mengetahui bahwa jalan yang dilintasi adalah jalan tol.

Menurut Kompol Fitrisia Kamila Tasran, Kepala Patroli Jalan Utama (PJR) Tol Jagorawi, Polsek, rombongan pengendara sepeda diancam dengan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok pengendara sepeda akan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan selama 7 hari dan denda maksimal Rp 1,5 juta,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 pasal 38 ayat 1 disebutkan bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Dan atas pelanggaran tersebut, berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, Pasal 64 ayat 4 dijelaskan bahwa, “Setiap orang selain pengguna jalan tol dan petugas jalan tol yang karena lalai memasuki jalan tol, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) hari atau denda paling banyak Rp1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Jasa Marga dan Polri telah melakukan pertemuan dan sosialisasi kepada perwakilan pengendara sepeda. Mereka berkomitmen bahwa kejadian tersebut tidak akan terulang kembali dan siap menerima akibatnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kamila menjelaskan, sebelum memasuki Tol Jagorawi, rombongan pengendara sepeda menyusuri jalan pemukiman di sekitar rest area Km 45 kemudian keluar melalui Jalan Raya Sukabumi. Hal tersebut diperkuat dengan informasi dari rest area security Km 45 Tol Jagorawi, bahwa para pengendara sepeda memulai aktivitasnya dengan menyusuri jalan pemukiman di dekat rest area Km 45 pada pukul 08.45.

“Kemudian sepulangnya, pengendara sepeda masuk dari Jalan Raya Sukabumi melewati underpass yang merupakan pintu masuk Tol Jagorawi yang tidak ada pintu tol di jalan tersebut,” kata Kamila.

Tonton Video "Pengendara Sepeda yang Masuk Jalan Tol Pejagan Telah Diamankan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)