Jakarta –

Wabah virus Corona telah menggagalkan pameran otomotif dunia. Setelah Geneva Motor Show 2020 dibatalkan dan pameran otomotif di Thailand ditunda, kini giliran pameran otomotif di Filipina yang terpengaruh.

Penyelenggara Manila International Auto Show (MIAS) mengumumkan untuk menunda acara pameran otomotif di Filipina untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

"Maksud di balik pernyataan tersebut (penundaan pengorganisasian MIAS 2020) adalah untuk membantu mencegah penyebaran virus dan untuk memastikan keamanan terbaik dari semua pemangku kepentingan, peserta pameran dan pengunjung kami," tulis Worldbex Services International, penyelenggara MIAS 2020 dalam unggahan di Facebook.

"Keputusan ini dibuat setelah pertimbangan yang luas dan hati-hati tentang situasi saat ini di samping komitmen kami untuk bekerja sama dengan upaya pemerintah untuk membatasi penyebaran COVID-19. Kami dengan rendah hati meminta pengertian Anda di masa-masa sulit ini," dia berkata.

Manila International Auto Show 2020 semula dijadwalkan akan diadakan di Manila World Trade Center dan Philippine International Convention Center dari 2 hingga 5 April 2020. Tidak disebutkan tanggal penggantian untuk pameran mobil.

Sementara itu, pameran otomotif di Indonesia belum diumumkan. Akhirnya, pameran kendaraan komersial Internasional Gaikindo Indonesia Expo (GIICOMVEC) 2020 selesai pada 5-8 Maret 2020. Di tengah-tengah virus korona yang penuh gejolak, GIICOMVEC 2020 menarik total 10.359 pengunjung.

Sementara penyelenggara pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) mengatakan mereka akan terus membuat persiapan menjelang acara yang diadakan pada 9-19 April 2020.

"Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020, sambil terus memantau perkembangan informasi setiap hari, terus mengadakan serangkaian acara persiapan menjelang acara pameran otomotif tahunan ini. Dyandra Promosindo menyatakan bahwa IIMS Pameran 2020 akan terus berjalan dengan meningkatkan keamanan berdasarkan keamanan "keselamatan dan kesehatan adalah faktor utama dengan mengikuti keputusan resmi pemerintah dan pihak-pihak yang memiliki wewenang," tulis Dyandra Promosindo dalam pernyataan resminya.

Lihat video "Kenali Gejala Harian Virus Corona pada Proses Penularan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)