Karawang – Setelah tidak lagi memproduksi dan mengekspor Honda Freed pada tahun 2014, PT Honda Prospect Motor (HPM) berencana untuk mengirimkan mobil keluarga rakitan di negaranya. Tiga model mobil Honda dipertimbangkan, yaitu Mobilio, BR-V, dan juga HR-V.

Ketiga mobil tersebut menjadi pertimbangan karena banderol harganya tidak jauh dari Honda Freed yang dihargai mulai dari Rp. 250 juta hingga Rp. 290 juta. Tetapi karena mereka tidak memiliki hak istimewa & # 39 ;, HPM menghancurkan rencana tersebut.

"Dulu kami punya rencana untuk mengganti Honda Freed (ekspor) dengan Mobilio, BR-V, plus HR-V. Karena dari segi harga, Freed berkisar antara Rp. 250-290 juta. Sedangkan tiga mobil dimulai dari Rp 150 juta hingga Rp 300 juta, "kata Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).

Tetapi jika Anda melihat angka penjualannya, lanjut Jonfis, Honda Freed besar bisa mencapai 500 hingga 900 unit per bulan. Sementara Mobilio, BR-V, dan HR-V memiliki selisih jauh 1.000 unit dan khusus Mobilio 10.000 unit.

"Sehingga pada akhirnya, biayanya tidak menguntungkan. Konsumen juga akan kecewa karena unitnya kecil, tetapi biayanya lebih mahal," kata Jonfis.

Belum lagi di berbagai negara seperti Thailand, Malaysia atau Filipina, mobil keluarga Honda serupa sudah ada dan dirakit di dalam negeri. Jadi lebih murah dari Mobilio, BR-V, dan HR-V yang akan diimpor dari Indonesia.

"Masing-masing negara memiliki produksi sendiri. Ini adalah komitmen Honda. Misalnya, jika saya berada di negara Indonesia, saya ingin memiliki produksi karena ada hubungan yang panjang seperti dengan pemasok, tenaga kerja, dan seterusnya, "Jonfis menjelaskan.

"Thailand, Malaysia, dan Filipina juga punya produksi (mobil keluarga Honda). Tapi khusus Brio, kali ini kita adalah negara pemimpin. Kita bisa membuktikan bahwa Brio bagus dan pengembangan produknya benar-benar ada di sini. Jadi Brio bisa dikatakan jadilah mobil khusus Indonesia, dari Indonesia, "sambungnya.

Maka diputuskan bahwa Honda Brio akan maju untuk mengembangkan sayap Honda Indonesia di ranah internasional. Bukan Mobilio, BR-V, atau HR-V. (ruk / kering)