Jakarta –

Saat berbicara mengenai plat nomor kendaraan, detikers mengetahui secara pasti, nomor ini yang dihadirkan sebagai identitas kendaraan yang dikeluarkan oleh pihak berwajib. Tapi tahukah Anda sejarah nomor plat kendaraan itu sendiri?

Seperti yang dituturkan salah satu pengusaha muda yang ingin menjadi pengumpul plat nomor kendaraan, Vinnie Kinetica Rumbayan (28).

“Awalnya saya punya beberapa mobil, sebelumnya orang ingin punya plat nomor B 1 atau B dengan nomor ulang tahun dan inisialnya. Kemudian di zaman dulu, saya heran kok tidak ada plat surat di bagian belakang,” kata Vinnie .

Akhirnya Vinnie memutuskan untuk mencari tahu bagaimana plat nomor kendaraan itu bisa tanpa inisial dan ingin memilikinya.

Akhirnya saya bertanya-tanya bagaimana cara mendapatkannya (memiliki plat nomor kendaraan tanpa inisial). Akhirnya saya datang ke Polda untuk menanyakan tentang pembuatan plat nomor kendaraan tersebut. Tapi dari ribuan mobil yang bagian belakangnya blank ( tanpa inisial huruf) kok semuanya punya pemilik., bahkan ada nomor yang kosong. Di situ saya jadi tertarik ingin punya, ”kata Vinnie.

Vinnie juga menceritakan bagaimana plat nomor tanpa huruf di bagian belakang begitu digemari oleh beberapa orang dari berbagai referensi. Vinnie menuturkan, sejarah plat kendaraan di Indonesia berawal dari kedatangan pasukan Inggris di Batavia (Jakarta).

Plat Nomor Unik Tanpa Huruf Belakang Foto: M luthfi Andika / detik.com

“Waktu itu Inggris memberi awalan B untuk kereta kuda agar mudah dikenali. Dan huruf B menunjukkan daerah Batavia direbut pasukan batalion B. Jumlahnya sama dengan penomoran mobil atau kendaraan saat ini, misalnya B dengan angka di tengahnya, ”kata Vinnie.

Begitu juga dengan Banten yang saat itu diduduki pasukan Inggris dari batalion A. Makanya Banten memiliki awalan huruf A, tambah Vinnie.

Vinnie juga mengatakan hal ini terus diterapkan pada pelat nomor kendaraan hingga sekarang. “Dulu pak Soekarno juga pakai plat nomor B 1 kalau enggak salah, dan sampai sekarang masih ada plat nomor itu yang punya, setahu saya yang punya nomor seperti ini ( plat nomor tanpa huruf dibagian belakangnya) pasti seorang kolektor, ”tambah Vinnie cerita.

Namun seiring dengan perkembangan jaman, plat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) mengalami perubahan karena banyak orang yang sudah memiliki kendaraan. TNKB saat ini dicetak menggunakan bahan aluminium dengan tulisan 2 baris.

Baris pertama menunjukkan kode wilayah (huruf), nomor polisi (nomor dan kode atau huruf seri daerah tersebut. Sedangkan baris kedua menunjukkan bulan dan tahun masa berlaku.Namun, memang sangat sulit untuk mendapatkan plat nomor tanpa huruf di bagian belakang.

“Minat memiliki plat nomor kendaraan tanpa huruf dibelakangnya (blank tanpa huruf) akhirnya lunas dan sekarang saya punya blanko plat nomor kendaraan (tanpa huruf). Awalnya punya 4 digit angka dan sekarang ada 2 digit angka tanpa huruf di bagian belakang atau kosong., "kata Vinnie.

Tonton Video "Polisi Pamer Desain Plat Nomor Mobil Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)