Jakarta –

Berita kesedihan kembali ke dunia otomotif Indonesia setelah dilaporkan bahwa mantan Wakil Presiden PT Nissan Motor Indonesia, Teddy Irawan, meninggal siang ini di Jakarta.

Selama masa jabatannya Teddy Irawan sangat melekat pada mobil Nissan di Indonesia. Begitu ada model Nissan terbaru, pria yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden PT Nissan Motor Indonesia dalam penjualan langsung dan pemasaran menjadi orang yang paling dicari oleh para pekerja media.

Bahkan ketika Teddy masih di kantor, dia dikenal sering & # 39; melampirkan dirinya & # 39; ketika badai menghantam Nissan, yang sedang digugat oleh konsumen Nissan di Indonesia. Tidak berhenti sampai di situ, Teddy Irawan beralih ke merek Nissan karena ia memulai karirnya di Nissan dari bawah.

"Saya mulai dari bawah mobil," kata detikOto beberapa waktu lalu.

Saat itu Teddy mengatakan bahwa ia memulai karirnya sebagai mekanik mobil yang selalu mencari di bawah mobil untuk melakukan perbaikan.

Sebelum memasuki bidang pemasaran di Nissan Motor Indonesia, pria ini memulai karirnya di PT Wahana Wirawan sebagai Asisten Manajer Layanan dan Bengkel. Namun seiring berjalannya waktu, Teddy Irawan memulai karirnya yang mulia dan pernah menjadi Wakil Presiden PT Nissan Motor Indonesia.

Teddy Irawan Foto: doc. Nissan Motor Indonesia

Saat itu Teddy juga bercita-cita untuk dapat menjual mobil Nissan dengan harga terjangkau. "Aku ingin menjual mobil semurah mungkin," Teddy yakin pada saat itu.

Hilangnya Nissan Motor Indonesia juga disampaikan oleh Kepala Komunikasi PT Nissan Motor Indonesia, Hana Maharani kepada detikOto.

"Ketika saya pertama kali memasuki dunia otomotif, saya sering mendengar atau membaca nama Mr. Teddy di media. Kemudian, pada 2011 dia merekrut saya untuk bergabung dengan Nissan. Makan siang bersama atau mengobrol. Dalam hal pekerjaan, dia sangat menyukai Dunia otomotif, hasratnya adalah mobil, terutama mobil yang cepat, "kata Hana.

"Ketika dia masih bekerja di Nissan, dia menyetir sendiri ke mana-mana, meskipun dia benar-benar bisa menggunakan sopir, tetapi dia sangat suka mengemudi – baginya mengemudi adalah kebebasan. Kami orang-orangnya belajar banyak dan mendapat bimbingan setiap hari dari Pak Teddy, terima kasih atas pengalaman dan pengetahuannya "tentang dunia otomotif. Dia juga memiliki hubungan yang baik dengan media dan komunitas; pasti dia akan dirindukan, "kata Hana.

Teddy Irawan terakhir menjabat sebagai Wakil Presiden Aftersales, TCS, dan Perencanaan Produk PT Nissan Motor Indonesia sebelum pensiun pada Agustus 2016. Sekarang pemisahan memisahkan kami, selamat tinggal Teddy Irawan.

Lihat video "Kehilangan US $ 6,2 Miliar, Nissan menutup pabriknya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)