Jakarta – Pemilik Harley-Davidson biasanya identik dengan seseorang yang mapan dan matang. Tetapi sekarang ada banyak pemilik muda Harley-Davidson.

"Ketika ini terjadi di dunia sepeda motor Harley-Davidson, orang-orang muda mulai tertarik menggunakan sepeda motor legendaris ini," kata Elley-Davidson dari Prinsipal Dealer Jakarta untuk Anak-anak, Sahat Manalu, di Jakarta, Minggu (24/03). 2019).

Mengutip data dari komunitas Harley Owners Group (HOG), sekitar 90 persen anggota di komunitas dipenuhi dengan kaum muda.

"90% dari 500 anggota HOG adalah kaum muda berusia 30 hingga 35 tahun, bahkan banyak yang belum berusia 30 tahun," kata Direktur Grup Pemilik Harley Jakarta Chapter Suherli.

Salah satu anggota muda HOG Jakarta, Aldrich, mengatakan bahwa alasan mengapa ia memilih Harley-Davidson adalah raungan knalpotnya.

"Di masa lalu, teman-teman saya dan saya sering melihat babi pengendara motor, di jalan dan ketika mereka beristirahat di mal. Selain suka mendengar suara Harley-Davidson, saya selalu marah ketika saya menggunakan rompi," kenang Aldrich.

Hal yang sama dikatakan oleh Alessandro Riccardo.

"Sejak kecil saya sudah sering melihat ayah naik Harley-Davidson. Dan suaranya khas. Akhirnya saya memilih motor ini," kata lelaki yang memilih Harley tipe Ultra Classic.

Peresmian Manajemen Grup Pemilik Harley Anak Elang Jakarta Bab 2019 – 2022.

Pada hari Minggu, 24 Maret 2019, bertempat di Showroom Harley-Davidson Eagle Children di Jakarta, Eagle Chapter Harley Owners Group Jakarta Chapter mengadakan Pelantikan Administrator untuk Periode 2019-2022.

Kegiatan meriah ini menjadi istimewa karena ternyata hampir semua panitia adalah anak muda di bawah usia 30 tahun yang mengendarai Harley-Davidson.

Direktur Harley Owners Group Jakarta Chapter Suherli juga menyambut banyak orang muda yang menjadi anggota H.O.G Jakarta Elang Children, Chapter Indonesia.

Pria berkacamata ini bahkan mengatakan H.O.G Elang Child Jakarta Chapter Indonesia tidak ragu untuk menempatkan anak-anak Harley-Davidson di jajaran Dewan Direksi yang baru diangkat.

"Di H.O.G, Elang Anak Jakarta Chapter Indonesia, kami berprinsip untuk selalu memberikan kesempatan bagi semua anggota untuk dapat berkontribusi di klub dan di manajemen. Termasuk untuk pengendara motor muda," katanya.

"Justru pemuda ini yang memiliki semangat baru, darah baru di klub. Pengendara motor senior masih penting untuk dilibatkan, yaitu memberi arahan," lanjut Suherli.

Suherli tidak menyangkal bahwa mungkin ada hubungan bisnis antara anggota, terutama bagi anggota muda yang ingin memperluas bisnis mereka.

"Kami tidak melarang, karena itu sebenarnya bersifat pribadi, selama itu dilakukan dengan benar," jelasnya lagi.

Dalam HOG Anak-Anak Indonesia Elang, Bab Jakarta, ada juga pengendara sepeda motor wanita atau pebalap Harley-Davidson, yang juga terlibat oleh H.O.G, Anak Elang Jakarta, Bab Indonesia menjadi Manajemen.

"Kami ingin terus menjadi panutan bagi sepeda motor, terutama dalam hal manajemen tur. Sehingga setiap pengendara sepeda – baik muda maupun senior, di HOG Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia, kami akan memperhatikan, dan tentu saja kami mendukungnya untuk terus menjadi pelopor dalam keselamatan lalu lintas, "pungkasnya. (lua / kering)