Jakarta –

PT Jasa Marga (Persero) mencatat lalu lintas harian rata-rata (LHR) 100.400 kendaraan. Jumlah tersebut diperoleh selama periode satu minggu dari Pembatasan Sosial Skala Besar Transisi di DKI Jakarta.

Kepala Grup Komunikasi Perusahaan & Pengembangan Masyarakat Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan bahwa volume lalu lintas ini lebih rendah daripada LHR pada bulan Februari 2020.

"Kendaraan menuju Jakarta pergi ke timur, barat dan selatan. Lalu lintas (traffic) ke Jakarta turun 19% dibandingkan LHR Februari 2020," kata Heru dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2020).

Rinciannya, lalu lintas menuju Jakarta dari timur adalah kontribusi lalu lintas lain dari dua gerbang tol (GT) menggantikan GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Jawa Trans dan Kalihurip Utama GT untuk jalan pengguna yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan perincian distribusi lalu lintas sebagai berikut:

– GT Cikampek Utama 2, dengan total 23.258 kendaraan menuju Jakarta, turun 14% dari LHR Februari 2020.

– GT Kalihurip Utama 2, dengan total 20.232 kendaraan menuju Jakarta, turun 30% dari LHR Februari 2020.

Total jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari timur, turun 23% dibandingkan LHR Februari 2020.

Sementara dari barat Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan menuju Jakarta melalui GT Cikupa sebanyak 33.149 kendaraan, turun 20 persen dari LHR Februari 2020.

Sementara itu dari selatan, jumlah kendaraan menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 adalah 23.761 kendaraan, turun 9% dari LHR Februari 2020.

Sebelumnya pada periode PSBB dari 13-19 April 2020, Jasa Marga mencatat 70.570 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, Barat dan Selatan. Jumlah ini turun 43% jika dibandingkan dengan LHR Februari 2020.

Lihat video "Kembali Bekerja dan Tetap Sehat di Era Normal Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)