Bandung – Salah satu agenda utama dari serangkaian Tim Visit To Indonesia Repsol Honda 2019, adalah Juara MotoGP 2018 Marc Marquez mengunjungi pusat seni Saung Angklung Udjo di Jalan Padasuka, Bandung, (10/02/2019).

Dilengkapi dengan angklung satu per satu, Marc Marquez, jajaran direktur Astra Honda Motor dan komunitas Honda memainkan lagu berjudul Lagu Indonesia Bengawan Solo, Can Help Falling in Love oleh Elvis Presley, hingga lagu dari Jepang berjudul Sukiyaki.

Dalam pengamatan detikoto, Marquez terlihat menikmati seni budaya angklung yang merupakan salah satu warisan asli budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO.

Pertunjukan ditutup dengan Marquez menyanyikan lagu Besame Mucho ditemani oleh angklung oleh para peserta. Dia juga mengaku terkesan dengan pertunjukan itu.

"Saya sangat menikmati pertunjukan ini. Ini adalah salah satu pertunjukan terbaik yang pernah saya mainkan dan tonton," kata Marquez, Bandung, (10/02/2019).

Pada kesempatan yang sama AHM sebagai produsen otomotif di Indonesia menginginkan Angklung menjadi lebih global setelah Marquez memainkannya.

"Bersama dengan Marquez, seni asli Indonesia akan menjadi lebih global. Kami di AHM berkomitmen untuk melanjutkan upaya untuk melestarikan budaya bangsa ini melalui program pengembangan budaya Angklung di antara generasi muda melalui sekolah sasaran," kata AHM Production, Engineering , dan Direktur Pengadaan David Budiono.

Marquez memainkan angklung. Foto: Ridwan Arifin

Sekedar informasi, AHM juga melakukan pelatihan lanjutan bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan mereka agar lebih mahir dalam bermain dan mengajar budaya angklung di berbagai sekolah yang dibangun oleh Honda.

Untuk alasan ini, AHM bekerja sama dengan Saung Angklung Udjo mengadakan kompetensi Pasanggiri Angklung yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak 4 tahun lalu.

"Bersama dengan Marc Marquez, kami percaya bahwa angklung tidak hanya akan mendunia tetapi juga akan dicintai oleh generasi muda dan anak-anak milenial," kata GM Corporate Communication GM Ahmad Muhibbuddin. (riar / kering)