Ambon – Otolovers mungkin telah mendengar nama panggilan dari sebuah mobil timah. Nama panggilan biasanya diberikan untuk mobil Jepang yang dianggap menggunakan bahan pelat tipis untuk membuat mobil.

Salah satu merek yang ditemukan dalam julukan mobil kaleng adalah Daihatsu. Daihatsu juga menepis masalah itu dan menyebut mobil itu terbuat dari baja yang kuat.

"Ini bukan timah, memang, saat ini pelat mobil lebih tipis daripada di masa lalu," kata Rokky Irvayandi, Koordinator Eksekutif Divisi Pemasaran Domestik ADM ketika berbicara dengan acara Daihatsu Terios 7 Wonders, Ambon, Maluku, Kamis (15 / 11/2018).

Rokky juga mengatakan ketipisan pelat itu bukan berarti mobil itu tidak aman. Zona crumple pada mobil, misalnya, karena menggunakan bahan pelat lebih tipis, dianggap menyerap tabrakan ketika mobil menabrak pejalan kaki.

"Memang, teknologi seperti itu dari zona crumple untuk menyerap ketika tabrakan terjadi," kata Rokky.

"Bisa dibayangkan bahwa zona crumple itu keras, mobilnya memang kuat, tidak hancur, tapi pejalan kaki bisa terlalu buruk bagi pengemudi. Jadi zona crumple lebih mudah hancur," simpul Rokky. (kering / ddn)