Kuala Lumpur – Fenomena monceretik penjualan Daihatsu Terios berkat penampilan barunya tidak hanya terjadi di Indonesia.

Mengutip situs berita otomotif resmi Malaysia, Paultan, Jumat (8/3/2019) Terios di negara tetangga laris manis karena perubahan penampilan.

Terios di Malaysia bernama Perodua Aruz dalam kurun waktu satu bulan dipesan hingga 13.000 unit. Aruz sendiri baru dirilis di Malaysia pada Januari 2019. Sementara di negara itu, Terios pertama kali membuka pada November 2017.

"Kami menyesuaikan produksi untuk mengurangi antrian pada model Aruz. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kesabaran konsumen," kata Direktur Pelaksana Perodua Zahari Husin.

Mirip dengan kembar Rush-Terios, Aruz dilengkapi dengan mesin 1.500cc 2NR-VE yang dapat menghasilkan tenaga setara dengan 101 tenaga kuda dengan 6.000 rpm dan torsi 133 Nm pada 4.200 rpm.

Demikian juga, transmisi tidak jauh berbeda dari spek Rush-Terios untuk pasar Indonesia.

Perbedaan yang mencolok justru pada model grille depan. Aruz memiliki saluran tambahan dan terhubung langsung ke lampu LED. Celemek rendah Aruz juga disebut unik karena lebih tertutup daripada Rush. Sedangkan untuk bagian belakang tidak banyak berubah dari sang kakak.

Tak ketinggalan, Aruz dilengkapi dengan fitur keselamatan canggih seperti sistem peringatan Pra-tabrakan, pengereman sebelum tabrakan, peringatan keberangkatan depan dan pedal kontrol yang tidak dioperasikan. Enam airbag, ABS dengan EBD, Brake assist, VSC, Hill descent control tak lupa disematkan pada Flow.

Hanya ada dua varian yang ditawarkan Aruz. Soal harga, Aruz sedikit lebih mahal daripada Terios. Terios terendah ditawarkan 72.900 Ringgit sedangkan yang paling mahal adalah 77.900 ringgit. Harga Aruz mulai dari Rp. 253-271 juta.

Daihatsu Terios Foto: Dina Rayanti

Sedangkan di dalam negeri, Terios dijual mulai Rp. 202,3 juta ke tertinggi Rp. 256,9 juta. (kering / bulan)