Sejak April kebijakan protokol kesehatan telah dilakukan untuk semua 52 dealer Suzuki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah mengimplementasikan Suzuki Hygiene Commitment (SHC) dalam Komitmen Hygiene Suzuki yang ketat. Ini dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan pelanggan ketika mengunjungi dealer selama pandemi Covid-19. Memasuki bulan ketiga implementasi SHC, semua dealer Suzuki telah mengimplementasikan protokol kesehatan baik selama periode PSBB (Skala Besar Keterbatasan Sosial) dan transisi PSBB.

"Di saat seperti ini kami benar-benar memahami kekhawatiran pelanggan tentang kesehatan. Untuk alasan ini, demi keselamatan semua pihak, baik pelanggan dan karyawan, kami menerapkan kebijakan SHC di semua lokasi kerja, termasuk dealer," kata Donny Saputra, Direktur Pemasaran 4W PT SIS dalam pernyataan tertulisnya akhir pekan lalu.

Menurutnya Sejak itu diterapkan April lalu, implementasi kebijakan protokol kesehatan telah dilakukan oleh 52 dealer utama Suzuki atau 100 persen. Semua dealer utama Suzuki dimonitor secara teratur untuk benar-benar menerapkan Komitmen Hygiene Suzuki, seperti penyemprotan desinfektan untuk semua unit mobil, menggunakan masker,

penggunaan media digital saat berinteraksi dengan pelanggan, dengan penerapan jarak fisik. Namun, jika Anda ingin tinggal di rumah, pelanggan masih dapat mengakses layanan Suzuki seperti Home Test

Berkendaralah bagi mereka yang ingin merasakan performa mobil Suzuki sebelum membeli atau Layanan Rumah bagi mereka yang ingin merawat kendaraan mereka. Permintaan layanan rumah ini mencapai 10 persen dari total permintaan layanan yang diterima oleh Halo Suzuki selama periode transisi pada Juni 2020.

Selain pemantauan, tim Suzuki juga melakukan sosialisasi kepada semua dealer untuk membentuk tim Gugus Tugas di setiap dealer untuk terus menerapkan kegiatan pencegahan penularan virus Covid-19 dan untuk memantau implementasi protokol kesehatan dalam operasi dealer harian.