Jakarta – Kendaraan komersial atau komersial diprediksi sedikit menyeramkan dibanding tahun lalu. Hal ini juga diungkapkan oleh PT Krama Yudha Berlian Motors sebagai distributor resmi Mitsubishi Fuso.

"Prediksi kami tahun ini memang tidak lebih besar dari tahun lalu. Tapi itu terus tumbuh, prediksi kami antara 5-10 persen," kata Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Duljatmono saat pertemuan media di Central Jakarta pada Senin (11/03/2019).

Berkaca pada data yang disajikan, memang, target PT KTB untuk kendaraan komersial turun dibandingkan dengan 2018. "Tahun lalu ada pertumbuhan lebih dari 20 persen, tahun ini hanya pertumbuhan 5 hingga 10 persen, itu akan turun. Tetapi terus untuk tumbuh, "kata Duljatmono.

Sebelumnya Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi memiliki prediksi yang sama. katanya, kendaraan komersial dianggap turun dibandingkan tahun lalu, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.

"Saya pikir mobil pasar komersial tahun ini akan turun sedikit, perkembangannya tidak secepat tahun lalu," kata Nangoi beberapa waktu lalu.

"Karena kita melihat tahun ini sebagai tahun politik, ekonomi masih belum stabil," tambahnya.

Mengenai tahun pemilihan, Mitsubishi Fuso juga memprediksi bahwa penjualan tidak akan semoncer di semester pertama, selain dari pemilihan, diprediksi akan kembali normal. "Karena ada pemilihan, permintaannya agak lambat (lambat), dan hanya setelah pemilihan semester kedua bisa menuntut kenaikan (kecepatan)," kata Duljatmono. (riar / ddn)