Kekuatan menjadi bisnis digital memperkuat hubungan dengan lokakarya secara waktu nyata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkembangan bisnis digital saat ini memiliki pengaruh besar terhadap layanan kepada pelanggan. Tidak terkecuali dalam bisnis jasa bengkel dan penjualan pelumas.

Oleh karena itu diperlukan media komunikasi digital yang mampu memfasilitasi kebutuhan penyedia layanan pelumas, mekanik dan pemilik bengkel.

Dengan media komunikasi, diharapkan proses komunikasi dapat dilakukan lebih cepat. Solusinya dicari oleh PT Pertamina Lubricants melalui program Pertamina Owner dan Mechanic Reward (Power).

Power adalah aplikasi berbasis Android yang dapat digunakan oleh outlet dan pemilik mekanik sebagai media untuk mendapatkan semua informasi terkait promosi yang ditawarkan oleh PT Pertamina Lubricants kepada mereka.

"Power adalah bentuk digitalisasi bisnis untuk memperkuat hubungan dengan workshop secara real time," kata Andria Nusa, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Pertamina Lubricants di sela-sela pembukaan Indonesia Motorcycle Show (IMOS), Rabu (31/10). ).

Kekuasaan memungkinkan lokakarya dan pemilik mekanik untuk menjalankan program kerjasama promosi dengan berbagai mitra. Seperti perusahaan fintech, transportasi online, e-commerce dan sebagainya.

Pemilik dan mekanik gerai juga dapat mengunduh aplikasi Power melalui google play dengan kata kunci Pertamina Power.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina Lubricants juga menyediakan fasilitas diskon 50 persen untuk membeli pelumas Enduro selama IMOS. Dalam acara IMOS ini, juga dipamerkan kisah petualangan petualangan solo yang dilakukan oleh Stephen Langitan saja dari Jakarta ke London sejauh 30 ribu kilometer selama lima bulan pada 26 Maret hingga 17 Agustus.

Sejauh ini melalui sejumlah produk, PT Pertamina Lubricants telah mengendalikan 25 hingga 30 persen dari pasar pelumas di negara ini. Perkembangan bisnis pelumas sendiri lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi mesin kendaraan bermotor.

"Tahun target melibatkan layanan Tenaga listrik sehingga dapat melibatkan mekanik dan konsumen," kata Arie Anggoro, Wakil Presiden Penjualan Ritel Domestik Pemasaran Otomotif di PT Pertamina Lubricants.