JTP adalah mobil performa tinggi yang dikembangkan sejak 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pabrikan otomotif India, Tata Motors mengumumkan pada Sabtu (14/6) bahwa mereka akan berhenti menjual beberapa mobil model JTP. Penghentian penjualan disebabkan oleh penurunan permintaan.

JTP adalah mobil performa tinggi yang dikembangkan oleh Tata bersama dengan Jayem Automotives sejak 2017. Ada dua model yang dihasilkan dari kerjasama dengan usaha patungan 50 persen dibandingkan dengan 50 persen, yaitu Tiago JTP dan Tigor JTP, yang diluncurkan pada 2018.

Tata Motors dalam siaran persnya mengatakan bahwa pandemi COVID-19 mengurangi permintaan mobil. Perusahaan juga harus mengambil langkah "bijak" dengan menghentikan proyek JTP.

"Mengingat situasi saat ini, Tata Motors dan Jayem Auto Motors merasa bijaksana untuk menghentikan kerja sama ini," kata Tata Motors dalam siaran pers.

"Tata Motors akan terus memberikan semua dukungan dan layanan yang dibutuhkan untuk pelanggan dan pengguna Jago TiTP dan Tigor JTP di dealer dan memastikan tidak ada masalah dengan kepemilikan mobil," kata pernyataan perusahaan.

Untuk menyelesaikan kerja sama, Tata akhirnya membeli sisa saham (50 persen) milik Jayem Automotives (JTSV), sehingga perusahaan sepenuhnya menjadi milik Tata Motors. JTSV akan menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Tata Motors, setelah penyelesaian persyaratan prosedural.

sumber: perantara