Jakarta – Valentino Rossi berdiri lagi di podium setelah menyelesaikan seri Argentina di tempat kedua. Rossi harus bersaing ketat di seri MotoGP kedua hingga akhirnya di babak terakhir dia bisa mengasapi Andrea Dovizioso.

Keduanya memang terlihat beberapa kali berulang-ulang. Tetapi sepeda motor Rossi tidak cukup cepat untuk membalap Dovizioso di awal putaran. Barulah ketika Rossi merasa dirinya cukup cepat, ia menyusul Dovizioso di lap terakhir.

"Balapan berlangsung sangat baik. Saya sebenarnya meramalkan itu bisa lebih cepat, kemudian mencoba menyalip Dovi. Tetapi dengan suhu yang cukup panas saya mendapat banyak masalah dan tidak terlalu kuat," kata Rossi yang dikutip dari situs resmi MotoGP, Senin (6/6). 1/4/2019)

"Ini sangat penting bagi saya, tim dan Yamaha. Kami mulai sejak Jumat dengan menemukan pengaturan yang tepat untuk sepeda motor, ban, dan saya tampil baik sejak sesi latihan bebas pertama," katanya.

Masalah ban masih dicintai oleh beberapa tim. Rossi lah yang mengalaminya. Pembalap harus memilih ban yang tepat sehingga tidak kehabisan sebelum balapan berakhir.

"Saya menggunakan medium dan lainnya menggunakan soft. Saya tahu jika saya menggunakan medium, saya bisa balapan dengan baik," katanya.

Pembalap asal Italia itu benar-benar ketinggalan berada di podium. Rossi sendiri terakhir memenangkan podium dalam lomba di Sachsenring pada Juli 2018. Podium pertama Rossi dimenangkan selama balapan di Sirkuit Assen Belanda pada 2017.

Berada di tempat kedua GP Argentina memimpin Rossi naik ke tempat ketiga di bawah Marc Marquez dan Dovizioso. (kering / ddn)