Jakarta –

Ketika para produsen mulai bersemangat untuk mengoperasikan kembali pabrik setelah dikunci, Daimler malah menjual pabrik. Pabrik Daimler, yang akan dijual, adalah pabrik perakitan mobil pintar ramah lingkungan di Perancis.

Namun Daimler baru saja mengumumkan bahwa mereka akan banyak berinvestasi dalam teknologi masa depan di tahun-tahun mendatang, dengan tujuan mobilitas bebas karbon. Namun, pengembangan teknologi tidak murah, mulai dari penerapan jalur lintas produksi, tenaga pelatihan, dan penyediaan suku cadang. Biaya telah meningkat secara signifikan untuk elektrifikasi dan digitalisasi kendaraan ini.

Penyelarasan kembali yang serius dan tinjauan jaringan produksi global perusahaan sedang dibahas. Termasuk melepaskan salah satu aset pabrikan mereka.

Ketua Dewan Manajemen Daimler AG dan Mercedes-Benz AG, Ola Källenius menyatakan bahwa langkah ini adalah dorongan untuk mengubah perusahaan dan produk yang bergerak maju secepat mungkin.

"Mengingat tingginya investasi di masa depan, terutama dalam elektrifikasi dan digitalisasi, kami secara konsisten menerapkan langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi. Ini memengaruhi semua area perusahaan di seluruh dunia," kata Källenius.

Tidak hanya itu, efek COVID-19 juga tidak dapat disangkal sebagai salah satu pertimbangannya. Tidak sedikit perusahaan melakukan penyesuaian biaya, meminjam uang untuk memberhentikan karyawan dalam kondisi seperti ini. Daimler sendiri memilih untuk menjual asetnya untuk mengatasi krisis.

"Selain itu, efek pandemi COVID 19 terhadap perekonomian menciptakan kondisi kerangka kerja baru di pasar dan dalam konteks ini, kami mengoptimalkan jaringan produksi global kami. Itulah sebabnya kami bermaksud untuk mulai berbicara tentang penjualan pabrik Hambach, "Källenius menambahkan.

Anggota Dewan Manajemen Daimler AG dan Mercedes-Benz AG Markus Schäfer juga berkomentar bahwa fase tantangan ekonomi ini membutuhkan keseimbangan antara permintaan dan kapasitas. Meski dijual, model Smart saat ini dikatakan masih diproduksi di pabrik.

"Perubahan ini juga mempengaruhi pabrik Hambach. Tujuan penting bagi kami adalah untuk mengamankan masa depan. Kondisi lain: Model Smart saat ini akan terus diproduksi di Hambach," tambahnya.

Pabrik dibuka pada Oktober 1997 dan telah menghasilkan 4 generasi Smart dan Smart EQ Fortwo dan Smart EQ Fortwo Cabrio sejak 2019. Situs ini mempekerjakan sekitar 1.600 karyawan dan telah menghasilkan lebih dari 2,2 juta Smart Fortwo.

Lihat videonya "The New GLS, S-Class Mercedes SUV"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lua)