Jakarta –

Tidak sedikit orang kehilangan pendapatan bulanannya selama pandemi virus Corona karena kebijakan pengetatan sabuk perusahaan. Namun, tidak sedikit yang benar-benar memiliki peluang bisnis bahkan di bidang otomotif seperti layanan jasa di bengkel umum sepeda motor.

Hal utama yang tidak dapat dilewatkan ketika memulai bisnis tentu saja adalah modal. Kira-kira modal apa dan untuk apa?

Menurut pemilik dan mekanik bengkel umum, Iwan Setiyana membuka usahanya dengan modal sekitar Rp 50 juta. Workshop yang terletak di jalan sempit di Mampang, Jakarta Selatan bernama Galih Jaya Motor, telah berdiri sejak 2014 hingga sekarang.

"Jika semuanya dijumlahkan, nilai totalnya adalah Rp. 50 juta termasuk tempat. Tempat sewanya adalah Rp. 10 juta," kata Iwan saat ditemui AFP di bengkelnya, Jumat (26/6/2020).

Iwan mengakui bahwa selain tempat ia telah membayar dengan mencicil semua kebutuhan bisnisnya terlebih dahulu. Pria yang pernah dianggap mekanik di salah satu bengkel resmi Honda telah mempersiapkan diri untuk membuka bengkelnya sendiri sebelum mengundurkan diri.

"Keluar dari bengkel resmi tidaklah mudah. ​​Bekerja serabutan dalam dua tahun mencicil semuanya. Saat yang sama bekerja di bengkel sudah mulai membeli kunci," katanya,

Dia lebih jauh merinci kebutuhan yang dia beli seharga Rp 20 juta dalam bentuk suku cadang yang akan digunakan untuk layanan. Sementara itu, sisanya Rp. 20 juta untuk peralatan utama, kompresor dan lain-lain, ia telah membayar secara angsuran sebelum membuka bengkel.

"Modal utama saya adalah ketika furnitur dilunasi seperti kunci. Pertama kali saya meminjam uang bank Rp 20 juta untuk suku cadang. Jika peralatan ini memiliki kompresor kunci di luar Rp 20 juta, itu sudah dibayar dengan angsuran. Ketika saya berada di AHASS (Stasiun Servis Resmi Astra Honda) saya membelinya – beli kunci, "jelasnya.

Dari pengalaman Iwan, dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan Rp40 juta untuk membuka bengkel sendiri di luar menyewa tempat yang berbeda. Tentu akan berbeda lagi jika Anda membutuhkan mekanik tambahan dan perlu dibayar.

(rip / lth)