Jakarta –

PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengumumkan kampanye penarikan kembali mobil-mobil Toyota yang dijual di Indonesia. Mobil Toyota memiliki potensi untuk mengalami masalah di pompa bahan bakar atau pompa bahan bakar.

Lebih dari 30 ribu unit mobil Toyota harus diperbaiki dan diganti dengan pompa bahan bakar. "Itu benar (ada 36.841 unit ditarik karena masalah pompa bahan bakar)," Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy, mengatakan kepada AFP, Senin (8/3/2020).

Mobil-mobil Toyota yang terkena pompa bahan bakar recall di Indonesia adalah Alphard dengan tahun produksi 2017-2018, produksi Corolla 2018, FJ Cruiser 2013-2014, dan produksi Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux 2017-2019.

Namun, disebutkan bahwa tidak semua kendaraan terlibat. Yang perlu dilakukan adalah memperbaiki hanya beberapa VIN tertentu (nomor identifikasi kendaraan). Untuk itu, pemilik mobil ini disarankan untuk segera memeriksanya.

Masalah dengan mobil Toyota yang ditarik adalah potensi mekanisme baling-baling pompa bahan bakar yang dapat berubah bentuk seiring waktu. Hal ini dapat menyebabkan pompa bahan bakar tidak beroperasi, sehingga mesin menjadi kasar / tidak dapat berputar (mati) dengan kecepatan rendah. Dan dalam situasi yang jarang terjadi, mesin dapat mati saat mengemudi pada kecepatan tinggi, ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Saat masalah itu terjadi, ada kemungkinan lampu engine di dashboard akan menyala. Potensi lain, kecepatan engine bisa kasar, mesin tidak bisa hidup dan / atau kendaraan mogok saat digerakkan.

Masalah pompa bahan bakar pada mobil Toyota mirip dengan penarikan kembali Mitsubishi Xpander, Nissan Livina, dan beberapa mobil Honda. Namun, Anton tidak dapat mengkonfirmasi apakah mobil-mobil Toyota menggunakan pemasok komponen pompa bahan bakar yang sama dengan mobil-mobil Jepang lainnya.

"Untuk pemasok, saya tidak bisa memberikan informasi terperinci, dan tidak bisa mengomentari merek pemasok lain," kata Anton ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen Toyota untuk memprioritaskan keamanan dan keselamatan pelanggan, pihaknya mendesak pelanggan Toyota untuk segera memeriksa kendaraan mereka di garasi resmi Toyota. .

"Sebagai perwujudan komitmen Toyota Beyond Service dan membawa Ketenangan Pikiran kepada pelanggan, Toyota terus memperhatikan produk yang sudah ada di pelanggan. Untuk menghindari potensi yang dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan berkendara, kami sangat mendesak pemilik kendaraan yang bersangkutan untuk dapat segera memeriksa melalui saluran komunikasi digital Toyota atau memeriksa kendaraan mereka di garasi resmi Toyota, "kata Henry dalam siaran persnya.

Perlu dicatat, penarikan kembali adalah bentuk tanggung jawab pabrikan untuk meningkatkan kenyamanan dan mengutamakan keselamatan pengguna mobil. Perbaikan dalam kampanye penarikan ini gratis.

Lihat video "Kapan & # 39; Noob Jajal Jimny Libas Medan Offroad"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)