Jakarta –

Chief Executive Officer Tesla, Elon Musk mengatakan pada hari Selasa bahwa perusahaannya terbuka untuk memasok perangkat lunak berlisensi dan memasok powertrain dan baterainya. Seperti diketahui sejauh ini Tesla secara global adalah mobil listrik yang menawarkan teknologi terbaru ke pasaran dengan harga bersaing.

Tesla sebelumnya memasok baterai ke Mercedes-Benz dan Toyota Motor berdasarkan perjanjian kemitraan terpisah. Pembuatan baterai Tesla adalah bidang yang menurut analis mobil listrik AS memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan pembuat mobil yang lebih tua.

"Tesla terbuka untuk perangkat lunak lisensi dan memasok powertrain & baterai. Kami hanya berusaha untuk mempercepat energi berkelanjutan, bukan menghancurkan pesaing," kata Musk di Twitter.

Tidak jelas jenis baterai apa yang akan Tesla suplai ke produsen lain. Dalam pembuatan baterai, Tesla juga tidak sendirian. Perusahaan yang dikomandoi oleh Musk menjalankan usaha patungan baterai dengan Panasonic, Teknologi Amperex Cina Kontemporer CATL dan LG Chem dari Korea Selatan

Tesla juga berencana untuk membangun fasilitas manufaktur baterai sendiri di pabriknya di Fremont, California, di bawah proyek "roadrunner". Langkah ini merupakan langkah besar karena sekarang baterai adalah komponen kendaraan listrik yang paling mahal dan penting.

Seorang ahli baterai Korea Selatan dan seorang profesor di Universitas Seojeong, Park Chul-wan mengatakan ini akan menjadi angin segar bagi perusahaan mobil listrik baru. Di sisi lain, nama-nama besar dalam kendaraan berbahan bakar fosil akan terancam berkat maraknya mobil listrik murah dari perusahaan kecil.

"Pasokan itu dapat mengurangi hambatan bagi pembuat EV pemula, yang berpotensi mengancam pembuat mobil tua. Strateginya, jika berhasil, akan meningkatkan ketergantungan pasar EV pada Tesla," katanya.

Musk mengatakan pada konferensi pers virtual, pendapatan baru-baru ini berasal dari pertumbuhan Tesla dalam produksi baterai sel yang terjangkau. Dari hasil ini Tesla akan memperkuat hubungannya dengan Panasonic, CATL, dan LG Chem.

Lihat videonya "Elon Musk Merilis Lagu EDM, How To It?"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lua)