Tesla tidak tertarik pada serikat GM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tesla tidak lagi tertarik membeli pabrik General Motors (GM). CEO GM Mary Barra dalam pertemuan dengan investor di New York, Jumat waktu setempat mengkonfirmasi telah berbicara dengan produsen mobil listrik Telsa yang tertarik untuk membeli sejumlah pabrik GM yang rencananya akan ditutup tahun ini.

Namun, Barra tidak menyampaikan kabar baik. Dia mengatakan bahwa Tesla tidak lagi ingin membeli fasilitas produksi GM karena tidak tertarik pada serikat GM yang diwakili oleh UAW (United Auto Workers).

"Tesla tidak tertarik dengan tenaga kerja GM kami yang diwakili oleh UAW, jadi sungguh, ini adalah poin yang bisa diperdebatkan," kata Barra seperti dilansir Auto News, Sabtu (12/1).

GM akan mengakhiri produksi di empat pabrik AS pada 2019, termasuk Majelis Lordstown di Ohio dan Majelis Detroit-Hamtramck di Michigan. Pabrik berpotensi ditutup, tetapi mereka masih harus dinegosiasikan dengan serikat pekerja.

CEO Tesla, Elon Musk, secara terbuka menyatakan minatnya untuk membeli pabrik GM yang akan ditutup. Hingga Jumat, tidak ada Tesla yang mengkonfirmasi pembicaraan dengan GM.

Tesla dan UAW telah memiliki hubungan agresif dalam beberapa tahun terakhir. Serikat pekerja telah mendorong untuk mengatur pabrik perakitan Tesla, bekas fasilitas GM, di Fremont, California.

Sebagai bagian dari upayanya untuk mempengaruhi pabrik Tesla, UAW tahun lalu mengajukan serangkaian tuduhan praktik perburuhan yang tidak adil dengan Dewan Hubungan Perburuhan Nasional.