Jakarta –

Bantuan pemerintah untuk menghidupkan kembali industri otomotif sangat dibutuhkan saat ini. Pasalnya, pandemi COVID-19 membuat penjualan mobil anjlok.

Saat ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mengajukan program pelonggaran pajak mobil baru. Dengan keringanan pajak, mobil baru bisa lebih murah dan daya beli masyarakat bisa meningkat.

Dua negara tetangga, Malaysia dan Thailand telah melaksanakan bantuan fiskal dari pemerintah untuk menghidupkan kembali industri otomotif. Alhasil, Malaysia dan Thailand berhasil menjual lebih banyak mobil pada Agustus 2020. Padahal, sebelum pandemi, Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di ASEAN dengan penjualan mobil terbanyak.

Mengutip data ASEAN Automotive Federation, pada Agustus 2020, Thailand berhasil menjual 68.883 mobil baru. Sedangkan penjualan mobil di Malaysia mencapai 52.800 unit. Indonesia? Hanya 37.291 unit mobil baru yang terjual.

Diberitakan sebelumnya, Thailand meluncurkan kupon tukar tambah yang masing-masing senilai 100.000 baht atau setara dengan Rp. 47 juta. Kupon dapat digunakan oleh pemilik mobil perorangan untuk membeli mobil dengan potongan pajak. Jadi, jika pemilik mobil ingin tukar tambah dengan mobil baru akan diberikan kupon senilai Rp. 47 juta.

Ilustrasi suasana GIIAS 2018 Foto: Ruly Kurniawan

Para pejabat mengharapkan skema itu untuk meningkatkan permintaan mobil, yang anjlok selama pandemi COVID-19. Program tukar tambah ini juga mengurangi emisi dari mobil tua.

Menteri Perindustrian Thailand Suriya Jung-rungreangkit mengatakan skema kupon exchange-plus akan terbuka untuk semua jenis model mobil, termasuk kendaraan listrik (EV).

Proyek ini akan berjalan selama lima tahun. Pasalnya, Thailand dinilai sudah cukup lama memulihkan industri otomotif.

Malaysia juga telah menerapkan pembebasan pajak mobil baru. Alhasil, penjualan mobil pada Agustus 2020 meningkat 3% dibandingkan Agustus 2019. Kenaikan penjualan terkait dengan insentif pembebasan pajak atas penjualan mobil baru.

Tonton Video "Bappeda DKI Ajak Gojek Bikin Pemilik Rumah Mewah Bayar Pajak Dengan Mudah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lth)