Jakarta – Kehadiran Uang Muka (DP) nol persen atau tidak ada uang muka menambah pilihan di masyarakat untuk membayar kendaraan.

Salah satu lembaga keuangan Federal International Finance (FIF) Group telah menawarkan kepada konsumen yang loyal atau mereka yang memiliki catatan bagus yang telah menggunakan perusahaan pembiayaan ini.

"Segmentasi kami ditawarkan kepada karyawan dengan pendapatan tetap, tetapi mereka yang mengambilnya juga kecil," kata CEO FIF Margono Tanuwijaya di Menara Astra, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019).

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa konsumen yang ditargetkan oleh segmen tersebut terbatas. Namun, masyarakat sudah mulai memperhitungkan kemampuan finansial dan untung rugi dari DP nol persen ini.

"Mereka juga berpikir lebih baik membayar DP saja, daripada DP nol persen, angsurannya lebih mahal. Jadi, pelanggan ini harus disesuaikan," kata Margono.

Memang, harus dicatat, saat melakukan pembelian tanpa uang muka, angsuran yang dibayarkan akan lebih besar atau tenor akan lebih lama. Meski begitu tren kendaraan akan bergerak cepat, sehingga ada nilai penyusutan yang perlu dihitung setiap tahun.

"Angsurannya besar, ada juga yang lebih tertarik. Ada juga konsumen yang berpikiran seperti itu," lanjutnya. (riar / rgr)