Jakarta –

Honda memastikan tidak lagi menjadi pemasok mesin Formula Satu (F1) 2021 dan akan fokus pada balapan MotoGP. Motif lain di balik mundurnya Honda dari balapan jet darat terkait erat dengan komitmen mereka untuk memproduksi lebih banyak kendaraan listrik.

Dari tahun ke tahun F1 dikenal sebagai ajang olahraga termahal di dunia. Dibutuhkan dana yang sangat besar untuk mengikuti kejuaraan tersebut, belum lagi kebutuhan uang untuk penelitian dan penelitian karena F1 sangat identik dengan teknologi tinggi.

Keputusan Honda mundur dari F1 setelah musim 2021 dinilai bukan kejutan besar. Pabrikan asal Jepang itu dinilai sudah memberikan kode tersebut ketika memutuskan hanya memperpanjang kontrak jangka pendek, ketimbang mengikatnya selama lima tahun.

Kabarnya Honda akan fokus ke ajang MotoGP, di mana mereka bisa dibilang lebih sukses dari F1. Selain itu, hengkang dari balap F1 juga menjadi langkah strategis Honda dari sisi keuangan karena kini mampu 'hemat'. untuk mengembangkan mobil listrik.

Honda menilai industri otomotif telah mengalami periode transformasi yang sangat besar dalam seratus tahun. Honda telah berkomitmen untuk dapat fokus memproduksi kendaraan bebas karbon pada tahun 2050, meninggalkan F1 adalah pilihan yang diambil. Apalagi, penelitian dan pengembangan mobil listrik juga membutuhkan dana yang cukup besar.

Honda memiliki sejarah panjang di ajang balap F1, di mana mereka telah berada di arena ini sejak tahun 1960. Honda sebenarnya meraih sukses besar di dekade 80-an hingga awal 90-an bersama Williams dan McLaren. Kolaborasi dengan kedua tim menghasilkan enam konstruktor & # 39; kejuaraan Dunia.

Hengkangnya Honda dari pentas F1 berarti masih tersisa tiga pemasok unit mesin, yakni Mercedes, Ferrari, dan Renault

Honda musim ini menjadi pemasok mesin untuk dua tim, yaitu Scuderia AlphaTauri Honda Aston Martin Red Bull Racing

Tonton Video "Momen Dramatis Hamilton Menang dengan Ban Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)