Sekitar 50 persen dari total penjualan Honda hingga Juli lalu berasal dari saluran online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wabah pandemi Covid-19 saat ini telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam membeli dan memelihara kendaraan bermotor. Selain diyakini lebih aman dan praktis, pemesanan kendaraan secara digital juga mendapat sejumlah fasilitas khusus dari perusahaan pemegang merek (APM).

Menurut Yusak Billy, Business Innovation and Marketing and Sales Director HPM, dalam keterangan tertulisnya Selasa (25/8), saat ini terjadi perubahan perilaku konsumen otomotif yang menjadikan platform digital sebagai sumber utama dalam menentukan pilihan produk. dan mulai terbuka untuk melakukan pembelian secara online.

Secara nasional, penjualan Honda yang berasal dari online mengalami peningkatan pada tahun 2020. Sekitar 50 persen dari total penjualan Honda per Juli lalu berasal dari saluran online. Tidak hanya memberikan informasi melalui website dan media sosial, Honda juga memperluas channel penjualannya dengan membuka Official Store di beberapa situs e-commerce di Indonesia.

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengikuti ajang Indonesia Otomotif Online Festival (IOOF) 2020 yang akan diselenggarakan pada 25-29 Agustus 2020. IOOF merupakan festival otomotif online di Indonesia.

Selama lima hari penyelenggaraan festival IOOF, berbagai event virtual akan digelar mulai dari review produk, pengetahuan otomotif, hingga program pembelian dan pembiayaan yang didukung oleh berbagai sumber. Semua acara tersebut bisa disaksikan melalui channel YouTube Indonesia Otomotif Online Festival, serta didukung oleh berbagai sumber dari para praktisi dan YouTuber top seperti Raffi Ahmad, Andre Taulany, Gading Marten dan masih banyak lagi.

Honda menawarkan program penjualan "Paket Kemandirian Value" hingga Rp 15 juta * untuk Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V dan Honda HR-V. Khusus untuk pembelian Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda Jazz, dan Honda CR-V, konsumen juga akan mendapatkan bonus berupa gratis biaya perawatan berkala (servis + suku cadang hingga 50.000 km atau 4 tahun).

Partisipasi kami dalam acara ini sebagai upaya untuk lebih memperluas akses konsumen untuk mengetahui informasi seputar produk dan program penjualan Honda. “Kami yakin acara ini bisa menjadi alternatif untuk menghidupkan kembali pasar otomotif saat ini,” kata Billy.