Jakarta –

Memecah kendaraan mode pemecah kaca terjadi kembali. Dokter Tirta Mandira Hudhi atau Dr. Tirta menjadi korban pencurian mobil. BMW E60 memecahkan kaca. Barang-barang di mobil menghilang.

Di media sosialnya, Dr. Tirta tercengang oleh kaca BMW Seri 5 2009 yang, menurutnya, dapat dipecah dengan tebal. Faktanya, alarm tidak berdering. Dia menyimpulkan, pencuri itu sangat ahli dalam melakukan tindakannya memecahkan kaca dan mengambil barang-barang di dalam mobil.

Di kolom komentar di akun Instagram-nya, Dr. Tirta juga menyebutkan harga penggantian kaca depan mobil cukup mahal. Setelah dia cek di google, menurutnya harga kaca BMW Seri 5 mencapai 2 digit atau di atas Rp. Apakah itu benar

"Kalau aslinya cukup bagus (mahal). Dan Seri 5 juga," After Sales Manager BMW Astra (dealer mobil resmi BMW), Budi Kurniawan, kepada detikOto, Selasa (5/5/2020).

Menurut Budi, kaca mobil mahal biasanya dijamin keasliannya. Jadi, pemilik mobil tidak perlu khawatir tentang kualitasnya.

"Jika Anda hanya googling (harga) dua digit (di atas Rp. 10 juta), itu biasanya OEM. Karena ya, orisinalitas dan orang-orang tidak perlu ragu lagi dengan barang asli. Hubungi Budi.

Sayangnya, Budi tidak bisa memastikan berapa harga kaca depan BMW Seri 5 generasi kelima. Menurutnya, jenis kaca apa yang harus digunakan?

"Jadi jenis kaca disesuaikan dengan nomor sasis. Jadi, misalnya, jika ada yang hijau, atau apa sajakah jenisnya. Nanti kita akan lihat dari nomor bingkainya, kita periksa apa yang sesuai dengan bingkainya." nomor, "katanya.

Lihat videonya "Jelajahi JKT-Surabaya dengan BMW 5 Series"
[Gambas:Video 20detik]
(/ din)