Kasus positif Covid-19 di Toyota Jepang tidak mengganggu operasional perusahaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Toyota Motor Corporation mengonfirmasi 10 kasus positif Covid-19 di fasilitasnya, di Jepang. Kasus positif Covid-19 terjadi di lingkungan Toyota selama Agustus ini.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas kegelisahan dan kekhawatiran yang ditimbulkan oleh berita ini kepada masyarakat di sekitar," tulis Toyota dalam pernyataan resminya, dikutip Senin (17/8).

Virus adalah masalah yang berpotensi mempengaruhi semua lokasi Toyota. Toyota akan terus berupaya untuk lebih meningkatkan komunikasi dan pemeriksaan kesehatan dengan staf di semua lokasi.

Toyota secara aktif menerapkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut, dan tetap berkomitmen untuk menyediakan pembaruan tepat waktu sesuai kebutuhan. Kasus positif di beberapa lokasi fasilitas Toyota dipastikan tidak akan mengganggu operasional Toyota.

Pada 12 Agustus, seorang karyawan berusia 50 tahun yang bekerja di Kantor Nagoya, Nagoya, Aichi, Jepang, dinyatakan positif COVID-19. Dia adalah salah satu dari mereka yang telah melakukan kontak dekat dengan karyawan yang terinfeksi yang diumumkan sebelumnya pada 7 Agustus.

Pada hari yang sama, seorang staf wanita berusia 20 tahun yang bekerja di Rumah Sakit Toyota City Toyota Memorial di Prefektur Aichi, dinyatakan positif COVID-19. Dia adalah salah satu dari mereka yang telah melakukan kontak dekat dengan karyawan yang terinfeksi yang diumumkan sebelumnya pada 1 Agustus.

Sebelumnya, pada 7 Agustus, seorang pekerja kontraktor berusia 40 tahun di Kantor Nagoya, Nagoya, Aichi, dinyatakan positif COVID-19, setelah 6 Agustus, seorang pekerja berusia 40 tahun di Kantor Pusat Toyota City di Prefektur Aichi, juga mengalami hal yang sama. Pada 5 Agustus di Pabrik Kamigo di Toyota City, Prefektur Aichi, seorang karyawan penuh waktu berusia 20-an juga dinyatakan positif COVID-19.

Karyawan lain yang dinyatakan positif adalah seorang pria berusia 20-an di Pabrik Takaoka di Toyota City, Prefektur Aichi, dua karyawan di Pabrik Takaoka, satu karyawan wanita di Pabrik Motomachi, dan satu pekerja wanita berusia 30-an di Toyota City Toyota Memorial Rumah Sakit di Prefektur Aichi juga.

sumber: Antara