Jakarta – Meski mendapat banyak komentar miring tentang model baru, Avanza tidak ditinggalkan oleh para pecinta. Diluncurkan hanya satu bulan, Otolovers yang berniat membeli model Avanza 2019 harus sedikit bersabar karena mobil baru tersedia satu bulan lagi.

"Inden masih satu bulan," kata Direktur Eksekutif Manajer PT Toyota Astra Motor Fransiscus Seorjopranoto saat dikonfirmasi detikOto, Kamis (14/2/2019).

CEO Auto2000 Martogi Siahaan sebelumnya menyebutkan lekukan mobil Avanza di dealer selama sekitar 2 bulan.

Sepanjang bulan pertama 2019, penjualan Avanza memang menurun dibandingkan dengan Desember 2018. Penjualan Avanza pada Januari 2019 bisa dibilang masih tidak memuaskan karena mereka di bawah target yang direncanakan.
Avanza mencetak 5.500 unit dalam partai besar (dari pabrik ke dealer). Secara eceran, mobil alias dibeli oleh konsumen langsung, Toyota mampu menjual 5.400 unit Avanza.

Sebagai informasi, Toyota menargetkan penjualan Avanza mencapai 6.000-7.000 setiap bulan. Salah satu penurunan penjualan adalah karena berkurangnya pasokan dari Daihatsu.

"Kami masih menunggu pasokan tambahan dari ADM untuk memenuhi pesanan yang sudah terdaftar di dealer Toyota kami," jelas Soerjo.

Foto: Andhika Akbarayansyah

Pada 2019, itu menjadi tantangan bagi Avanza. Minggu depan Avanza akan menjadi kedatangan pemain baru berwajah lama, Nissan Livina. Livina belum mampu meruntuhkan kejayaan Avanza. Avanza mulai sedikit terganggu setelah Xpander tiba di pertahanan 2017.

Xpander telah menyalip Avanza beberapa kali dari daftar mobil terlaris di Indonesia. Kembali ke Livina, MPV andalan Nissan akan memiliki bentuk yang mirip dengan Xpander.

Tentu saja diharapkan bisa meningkatkan penjualan lagi. Mungkinkah Avanza dapat mempertahankan singgasananya sebagai mobil terlaris dengan wajah baru? Atau apakah wajah baru Avanza masih kalah dengan perubahan wajah Livina? Apa pendapat Anda tentang Otolovers?

[Gambas:Video 20detik]

(kering / ddn)