Jakarta –

Toyota secara resmi meluncurkan model baru Yaris di Indonesia, Selasa (8/9). Namun model tersebut bukanlah yang diperlihatkan di Tokyo Motor Show 2019. Mengapa demikian?

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi mengatakan pemilihan model ditentukan berdasarkan kebutuhan konsumen di masing-masing daerah.

“Memang ada variasi Yaris di dunia, ada perbedaan antara Yaris yang diperkenalkan di Jepang dan Yaris yang diperkenalkan di Indonesia, karena pada prinsipnya kita sesuaikan dengan kebutuhan Yaris di masing-masing negara,” ujar Anton saat jumpa pers virtual. Selasa (8/9).

Selama ini model Yaris untuk Indonesia dan Jepang selalu berbeda sejak sekitar tahun 2010. Toyota membedakan model Yaris tergantung dari kepentingan masing-masing negara. Yaris di Jepang modelnya sama untuk Eropa, sedangkan Yaris untuk Indonesia disebut Toyota sebagai Asian Yaris, model yang sama untuk Thailand dan beberapa negara Asia lainnya. Sedangkan untuk pasar Amerika, Toyota memilih mobil Mazda2 yang akan diganti namanya menjadi Yaris.

“Kalau kita bicara Yaris yang kita perkenalkan sekarang adalah Yaris yang sesuai dengan kebutuhan kita di Indonesia, terutama di wilayah kita, Thailand dan lain-lain,” kata Anton.

Untuk pasar Jepang, Toyota menawarkan pilihan mesin 1.000 cc 3 silinder dan 1.500 cc. Semua tipe Yaris hadir dengan penggerak roda depan. Yang menarik, tenaga penggerak mobil tersebut bisa dibuat 4WD agar traksi lebih sempurna untuk mobil bermesin CVT 1.500 cc direct-shift. Untuk sistem hybrid juga ada E-Four atau penggerak empat roda elektrik.

Sementara itu, Yaris terbaru yang akan membumi di Indonesia tetap mengusung mesin 2NR-FE In-line 4 Cyl berteknologi 16 Valve DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.496cc dengan tenaga maksimal 107 ps pada 6.000 rpm dan torsi maksimal. sebesar 14,3 kgm pada 4.200 rpm. Mesin ini dipadukan dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan dan CVT 7 percepatan.

Jadi di Jepang spesifikasinya berbeda-beda, dari segi ukuran, dari segi fitur, mesin dan lain-lain dengan yang ada di Indonesia. Kami coba sesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah, ”kata Anton.

Tonton Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)