Kecelakaan mobil otonom Tesla dua tahun lalu menyebabkan pengemudi tewas.

REPUBLIKA.CO.ID, CALIFORNIA – Dua tahun lalu, ada kecelakaan di California yang melibatkan mobil Tesla Model X. Sebuah uji coba terkait kecelakaan yang menyebabkan pengemudi mobil itu meninggal telah diadakan pada Selasa (25/2).

Dilansir dari BGR, Rabu (26/2), dikatakan bahwa kecelakaan itu terjadi karena pengemudi terlalu menyerahkan kendali penuh ke sistem autopilot Tesla. Sementara itu, ketika kejadian itu terjadi, pengemudi sedang sibuk memainkan permainan.

Fakta ini terungkap pada sidang oleh pemimpin Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, Robert Sumwalt. Dalam uji coba tiga jam, dikatakan bahwa mobil yang dikendarai oleh insinyur Apple itu melaju dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam dan tiba-tiba menabrak pembatas jalan.

"Meskipun mereka mengemudi dalam mode self-driving, pengemudi harus memperhatikan jalan. Jangan mengemudi saat melakukan kegiatan lain seperti bermain game," kata Robert Sumwalt.

Temuan para penyelidik ini juga membuatnya menilai bahwa pengemudi itu terlalu percaya diri atau terlalu percaya diri. Ini juga membuatnya tidak waspada ketika sesuatu terjadi tiba-tiba.

Di satu sisi, ia juga menyoroti kelalaian pemerintah daerah yang lalai dalam memperbaiki attenuator tabrakan. Pasalnya, attenuator tabrakan di ruas jalan belum diperbaiki setelah mengalami kerusakan akibat kecelakaan yang terjadi beberapa hari sebelum kejadian ini.

Menurutnya, jika attenuator tabrakan sudah diperbaiki, maka ini diyakini bisa menyelesaikan cedera yang diderita oleh pengemudi. Mengingat, crash attenuator memang memiliki fungsi untuk mengurangi tabrakan yang terjadi selama kecelakaan.

"Investigasi ini mengungkap sejumlah fakta. Mulai dari kelalaian pengemudi, perlunya regulasi ketat tentang penggunaan smartphone saat mengemudi dan kelalaian dalam meningkatkan infrastruktur," katanya.

Oleh karena itu, ia juga berharap bahwa di masa depan pengemudi dapat lebih waspada walaupun ia menggunakan fitur autopilot. Selain itu, ia juga mendorong Tesla untuk terus meningkatkan teknologi autopilot yang tertanam sehingga sistem dapat bekerja dengan aman di setiap kondisi.