Jangan pernah meninggalkan helm saat parkir karena ada risiko kerusakan atau basah karena hujan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Helm adalah perlengkapan mengemudi yang penting, selain mendukung keselamatan pengendara, tutup kepala pelindung ini juga melengkapi gaya sepeda motor saat berada di atas kendaraan favoritnya.

Dengan fungsi dan kegunaan vitalnya, helm harus dirawat dengan baik agar aman dan nyaman saat dikenakan, terutama selama musim hujan seperti sekarang. Percikan air dan kelembaban iklim di musim hujan dapat menyebabkan helm menjadi lembab, bau, dan bahkan berjamur jika tidak dirawat dengan baik.

Richard Ryan, Direktur Eksekutif Helm RSV, Senin (24/2), berbagi kiat merawat helm, dengan langkah-langkah berikut:

1. Lepaskan semua bantalan dalam

Lepaskan semua bantalan dalam setelah mengemudi saat hujan. Lapisan busa helm yang lembab atau basah harus dilepas, baik di ruang telinga kanan dan kiri, bagian depan (pada helm wajah penuh), serta bagian atas kepala.

"Jika pemilik tidak segera melepaskan, itu akan menyebabkan bau yang tidak menyenangkan dan kemungkinan jamur tumbuh di helm di bagian dalam," kata Richard.

2. Keringkan helm

Jika bantalan dalam telah dilepas, biarkan semua bagian helm terkena angin dan sinar matahari. Naungan saat kering dan jangan kering terlalu lama.

3. Bersihkan helm dengan chamois

Setelah itu, harap bersihkan permukaan helm dengan chamois, dan untuk bantalan dalam gunakan busa khusus untuk membersihkannya.

4. Bersihkan pelindungnya

Visor juga menjadi bagian yang sangat penting untuk dijaga kebersihannya, karena visor memiliki peran penting. Jika pelindung helm kita kotor maka, penglihatan juga tidak nyaman.
"Segera bersihkan visor dan bagian luar helm setelah digunakan. Jangan biarkan mengering sendiri," kata Richard.

5. Jangan tinggalkan helm

Jangan sekali-kali menggantung helm di sepeda motor saat diparkir. Saran saya, selalu bawa atau paling tidak tinggalkan helm di penyimpanan helm yang tersedia di setiap tempat parkir.
Helm yang digantung atau ditinggalkan di sepeda motor berpotensi jatuh dan rusak, mudah terkena debu, atau bahkan terkena hujan.