Jakarta – Triumph adalah motor klasik modern yang digemari oleh para penggemar otomotif di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Harga ratusan juta, PT Garda Andalan Selaras (GAS) sebagai Agen Pemegang Merek di negara ini tetap optimis karena produk Triumph sudah memiliki pasar sendiri.

"Pasar kami sudah ada dan terbentuk sendiri. Terutama untuk sepeda motor klasik modern," kata Presiden Direktur GAS Motor Triumph Hari Triadji di Kemang, Jakarta Selatan.

Dia menegaskan bahwa semua model yang dipasarkan ke negara itu memiliki magnet sendiri untuk pecinta.

"Sepeda motor itu sendiri sudah sangat laris. Karena di Indonesia, yang pertama kali ditanya, harga jualnya kuat dan bukan apa yang didapat dari harga jual," tambah pria yang akrab disapa Triwil itu.

"Jika kami secara teknis menyediakan layanan garansi dua tahun, satu layanan gratis atau tiga bulan, pembinaan klinik sudah pasti akan bekerja sama dengan Kepolisian Daerah," pungkasnya.

Produk terbaru dari Triumph yang dipasarkan ke negara ini adalah Triumph Scrambler 1200 XE, varian tertinggi di kelasnya dengan harga Rp. 545 Juta. Juga, dari 5 unit yang telah dibeli, empat telah dipesan oleh pelanggan.

Pemerintah sendiri masih memantau kendaraan CBU dengan kendaraan roda dua dengan kapasitas mesin di atas 500 cc dengan membatasi impor. PT GAS juga memiliki strategi untuk terus melayani para pecinta.

"Dalam hal ini kami pasti memiliki dampak terutama pada kendaraan CBU. Tetapi kami memiliki strategi, salah satunya adalah memilih model yang kami miliki, untuk memaksimalkan permintaan yang akan ditawarkan kepada konsumen. Dari target tersebut kami juga perlu melakukan sinkronisasi sehingga agar kegiatan bisnis terus berlanjut, jadi kami tetap mengakomodasi "keinginan pengguna Triumph di Indonesia," kata Direktur PT GAS Triumph Motorcycle Yudi Yulianto, di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (24/2/2019). (riar / lth)