Nissan baru saja memperkenalkan mobil listrik Ariya.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO – Nissan saat ini mengubah strategi produknya. Kini, pabrikan Jepang itu lebih serius menggarap pasar mobil listrik. Selain memperkenalkan kendaraan listrik (EV) bernama Ariya, Nissan juga memperkenalkan logo barunya.

Dilansir dari Car and Driver, Jumat (17/7), logo baru itu sendiri telah dikembangkan sejak 2017. Logo baru itu sendiri terlihat lebih minimalis yang hanya menggunakan garis melingkar dan tulisan yang dibungkus hitam.

Melalui desain ini, Nissan sengaja ingin menghadirkan logo yang mewakili karakter yang tipis, ringan dan fleksibel. Mungkin, ini juga filosofi produk Nissan EV yang gesit, efisien dan fungsional.

Logo baru ini juga disajikan secara digital. Karena, Nissan ingin logo yang dicetak di bagian depan mobil datang dengan penerangan yang diterangi oleh 20 lampu LED, membuat produk Nissan terlihat lebih futuristik.

Dengan diperkenalkannya logo baru ini, itu berarti bahwa Nissan telah mengubah logo empat kali sepanjang usianya. Rencananya, logo ini akan dibenamkan di semua produk terbaru dari Nissan.

Saat ini, Nissan Ariya adalah produk pertama yang menerapkan logo. Produk ini sendiri diluncurkan secara resmi melalui Nissan Ariya Digital World Premiere, Rabu (15/7).

Sebagai crossover, mobil ini juga dirancang untuk dapat menyeberang dengan mudah di semua bidang. Ini juga dapat dicapai berkat penerapan sistem penggerak semua roda dan sistem kontrol traksi cerdas yang dapat menyesuaikan dengan kondisi permukaan jalan.

Soal penampilan, mobil ini juga didukung oleh desain futuristik dan sejumlah bahasa desain khas Nissan. Mobil yang dipasarkan dengan harga sekitar 40 ribu dolar AS ini juga hadir dengan sejumlah fitur terbaru.

Sejumlah fitur terbaru termasuk fitur otonom terbaru dan fitur perintah suara yang memudahkan pengendara. Selain itu, Nissan Ariya juga dilengkapi dengan konektivitas terbaru.