Jakarta – Mobil dari China semakin menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing di industri otomotif negara ini. Wuling Almaz diklaim membawa sensasi baru dalam mengendarai SUV.

Wuling Almaz bukan nama baru, sebenarnya Baujon 530 dan Chevrolet Captiva adalah nama lain untuk produk ini. Namun khusus di Indonesia diberi sentuhan manis untuk menarik konsumen.

Salah satunya adalah head unit 10,4 inci yang didukung oleh multimedia pintar. Fitur ini, menghadirkan berbagai tombol perintah seperti pengaturan AC, menyesuaikan sensor pada mobil, penampang kamera 360 derajat, Sistem Pemantauan Tekanan Ban (TPMS), mirroring Wuling Link, dan fungsi mobil lainnya.

"Almaz menampilkan monitor layar sentuh besar yang sepertinya memiliki Tesla," kata Direktur Pemasaran dan Merek Wuling Motors, Yin Yi.

Interior Tesla Model S memiliki layar besar. Foto: Dina Rayanti

Ini tidak hanya tentang unit kepala dari sisi keamanan, tetapi juga memiliki fitur paling canggih di kelasnya seperti Sistem Kontrol Traksi (TCS), Auto Vehicle Holding (AVH), Distribusi Elektronik, Bantuan Rem, Kontrol Tahan Bukit, Pengendalian Hill, Anti Sistem Pengereman-Kunci, Distribusi gaya Rem Elektronik, Kontrol Stabilitas Elektronik, Sistem Pemantau Tekanan Ban, Airbag Depan & Samping ke Sinyal Stop Darurat.

Seperti mobil mewah lainnya, Almaz juga memiliki fitur Cruise Control dan Keyless Entry & Keyless Remote bersama dengan Tombol Start-Stop. Mode mengemudi juga dihadirkan, tetapi hanya dua yang ramah lingkungan dan sport.

Sebagai perbandingan, Baojun 530 juga memiliki fitur yang mirip dengan Almaz, tetapi ada sensor kecepatan kunci otomatis, kunci perlindungan anak pintu belakang, parkir otomatis autohold, parkir radar depan dan depan, gambar terbalik, jok kulit, dan kontrol dinamis kendaraan. (riar / rgr)