Standar emisi UE yang baru mulai berlaku pada tahun 2030.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL – Eropa merupakan salah satu benua yang paling mengkhawatirkan emisi gas buang kendaraan. Tak heran, sejumlah negara telah menerapkan regulasi emisi yang mengacu pada standar Euro.

Dilansir dari Car Advice, Selasa (15/9), saat ini Uni Eropa juga tengah menyusun regulasi baru terkait emisi. Fokus utama pembahasan tentu saja masalah standar emisi yang semakin ketat.

Pembahasan itu sendiri dilakukan sebagai tindak lanjut dari penerapan regulasi mulai tahun 2021. Mengingat, tahun depan Uni Eropa akan mulai menerapkan standar emisi Euro 6d.

Uni Eropa juga harus mengambil langkah untuk memenuhi regulasi baru yang dirangkum sebagai kelanjutan dari Euro 6d. Rencananya standar baru akan diterapkan pada 2030.

Namun, saat ini belum ada kepastian nomenklatur apa yang akan diatur dalam peraturan tersebut. Namun, targetnya adalah regulasi tersebut akan memangkas setengah emisi sebagaimana ditetapkan dalam ambang Euro 6d.

Peraturan tersebut saat ini masih dalam bentuk draf dan baru akan diterbitkan minggu depan. Draf ini nantinya akan menjadi acuan bagi produsen untuk menentukan teknologi apa yang perlu diterapkan agar dapat memenuhi standar tersebut.

Berkaitan dengan masalah emisi, baru-baru ini ada penelitian yang mengungkap masalah emisi untuk mobil listrik. Kendaraan listrik dinilai sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan karena dihadirkan sebagai kendaraan rendah emisi. Untuk membuktikan hal tersebut juga didukung oleh sejumlah penelitian yang memaparkan perhitungan emisi dari kendaraan listrik (EV).

Dilasir dari Green Car Reports, Jumat (11/9), penelitiannya sendiri dilakukan oleh Eindhoven University of Technology. Salah satu studi yang dilakukan adalah membandingkan emisi karbon dioksida dari VW e-Golf dan Toyota Prius.

Prius adalah kendaraan hybrid dan dianggap mobil paling hemat bahan bakar. Dari studi tersebut, disebutkan bahwa emisi VW e-Golf lebih rendah 54 persen dibanding Prius.

Tak hanya itu, studi tersebut juga menguji besaran emisi dari Tesla Model 3 dibandingkan Mercedes-Benz C220d dan Porsche Taycan S dibandingkan Bugatti Veyron. Alhasil, Tesla dan Taycan mencatat emisi 65 persen dan 82 persen lebih rendah dibandingkan Mercedes-Benz C220d dan Bugatti Veyron.