Nevada –

CEO Tesla Inc Elon Musk mengonfirmasi bahwa pabrik gig di Nevada adalah target serangan dunia maya. Meski dalam laporan tersebut tidak disebutkan secara jelas nama-nama perusahaan yang menjadi sasaran.

"Ini serangan serius," cuit Elon Musk di Twitter, Kamis (27/8), membenarkan artikel yang diterbitkan Teslarati.

Dalam artikel yang diterbitkan dari Teslarati, FBI menangkap Egor Igorevixh Kriuchkov, 27, warga negara Rusia. Dia ditangkap karena mencoba meretas dengan membayar karyawan perusahaan di Nevada sebagai orang dalam untuk melakukannya.

Karyawan yang identitasnya belum diungkapkan itu memiliki akses ke jaringan komputer pembuat mobil listrik tersebut. Egor pertama kali bertemu dengan karyawan Nevada Tesla pada 2016. Keduanya kemudian bertemu pada 1-3 Agustus, dan melakukan perjalanan ke Lake Tahoe.

Departemen Kehakiman AS mengatakan Igorevich membujuk salah satu karyawan perusahaan untuk memasukkan malware. Dalam laporan Teslarati, karyawan tersebut menolak dan memilih bekerja sama dengan FBI untuk menggagalkan rencana peretasan tersebut.

Egor dikatakan telah memikat karyawan tersebut dengan imbalan US $ 1 juta (sekitar Rp 14 miliar). Pria berusia 27 tahun itu ditangkap pada 22 Agustus dengan tuduhan sengaja bersekongkol merusak sistem komputer.

"Tujuan dari konspirasi ini adalah untuk merekrut karyawan perusahaan untuk secara diam-diam mengirimkan malware ke sistem komputer perusahaan, mengekstrak data dari jaringan perusahaan, dan mengancam untuk mengungkapkan data secara online kecuali jika perusahaan tersebut membayar tebusan dari para konspirator," kata dokumen itu. Departemen Kehakiman itu.

Sekadar informasi, Gigafactory pernah disebut oleh Elon Musk sebagai "mesin pembuat mesin."

Pabrik senilai US $ 4,5 miliar (Rp 64 triliun) yang berlokasi di luar Reno, Nevada, Amerika Serikat (AS), tempat Tesla dan Panasonic, mitra utamanya, memproduksi paket baterai untuk sedan Tesla Model 3. juga membuat produk penyimpanan energi lainnya.

Tonton Video "Saham Tesla Melonjak, Elon Musk Menjadi Orang Terkaya Keempat Di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lth)