Jakarta –

Selama Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang saat ini sedang diterapkan di DKI Jakarta, semua orang yang keluar rumah diwajibkan memakai masker. Ini sudah diatur dalam Peraturan Gubernur.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan masyarakat tetap memakai masker meski di kendaraan bermotor seperti mobil pribadi. Baru-baru ini sebuah cerita menjadi viral tentang seorang wanita yang dikenai sanksi karena hanya menurunkan topeng ke dagunya. Nyatanya, dia mengendarai mobil pribadi dan tidak ada orang lain di dalamnya.

“Saya ketahuan di mobil sendirian dan pengap karena mau bernafas sedikit (turunkan masker), saya tangkap. Dan sekarang saya di pos,” ujar perempuan bernama Evani Jesslyn di viral. video.

“Ternyata ini (pos) itu sebenarnya penuh dengan orang, apalagi yang tidak punya PSBB. Dan saya yang sehat disuruh kesini untuk duduk-duduk dan nongkrong bersama mereka semua. ," dia melanjutkan.

Evani yang merupakan seorang barista ternama mengaku harus turun dari mobil dan menunggu diadili di tempat. Pilihan sanksi adalah denda atau pekerjaan sosial. Terakhir, dia dikenakan denda administrasi sekitar Rp50 ribu.

Jadi bertemanlah hati-hati. Saat di dalam mobil tetap pakai topeng, harus posisikan di atas, saran Evani.

Menurutnya keputusan ini harus dipertimbangkan kembali. Pasalnya, Evani yang sebelumnya merasa aman di dalam mobil sendiri sempat khawatir ketika harus disuruh turun dari mobil untuk diadili di tempat.

“Karena masak kalau di dalam mobil saja sudah jelas tidak ada, kita mau menginfeksi siapa dan menginfeksi siapa, kenapa harus pakai masker, dan kita tangkap. Protokol PSBB. Jadi menurut saya ya & # 39 Sesuatu yang perlu dibenahi, "katanya.

“Kalau dibilang, mungkin saya lebih prihatin dengan pandemi ini. Jadi waktu digiring ke sana saya takut, karena itu kerumunannya banyak sekali,” kata Evani.

[Gambas:Instagram]

Tonton Video "Ada 258 Kasus Baru di Jakarta Menjelang Berakhirnya PSBB Transisi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)