Jakarta –

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menanggapi kasus viral Evina Jesslyn, akibat turunnya masker tepat di bawah hidungnya dan banyak petugas yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Arifin mengaku akan mencari tahu bagaimana proses yang terjadi pada Evina. Namun, Arifin memastikan pengendara atau siapa pun yang tidak memakai topeng akan diadili.

“Saya belum tahu bagaimana prosesnya saat dia (Evina) dituntut, yang jelas dalam peraturan Gubernur di sana bahwa setiap orang yang beraktivitas di luar rumah harus memakai masker. Masker yang digunakan harus menutupi hidung. , mulut dan dagu atau gunakan masker yang benar, ”ujarnya. Arifin.

Semakin banyaknya petugas yang semakin tegas dalam melakukan tindakan, lanjut Arifin. Karena saat ini masih banyak orang nakal yang tidak memakai topeng.

[Gambas:Instagram]

“Karena seringkali rekan-rekan bisa melihat banyak orang memakai masker yang tergantung di leher atau di bawah dagu / karena kalau pakai masker seperti itu tidak ada manfaatnya. Bahkan jika kita tidak menggunakan masker dengan benar, kita bisa menangkap atau menularkan virus, "katanya.

“Untuk kasus Evina saya harus cari tahu kronologisnya apa dan klarifikasi lagi di lapangan (gimana kejadian Evani dari pihak petugas). Tapi yang jelas kita terus evaluasi. bentuk-bentuk represi yang dilakukan di lapangan agar masyarakat lebih nyaman dan tidak takut dalam operasi. Dan semuanya harus sesuai dengan aturan protokol kesehatan, baik petugas maupun masyarakat, ”kata Arifin.

Tonton video "PSBB berlaku lagi, ini serangkaian aktivitas terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)