Jakarta –

Pernikahan di tepi jalan atau mengambil jalan tidak hanya umum di Indonesia. Meskipun tampaknya ekonomis dan efisien, mengadakan pernikahan mengambil jalan umum untuk menyusahkan orang lain.

Emosi karena hambatan perjalanan, seorang pria mengamuk dan hendak menerobos makan malam tamu dengan mobil ganda kabin hitam Nissan Navara-nya.

Pria mengamuk karena jalan ditutup oleh pernikahan. Foto: Tangkapan layar

Dikutip dari World of Buzz, Kamis (20/20/2020) tidak menyebutkan di mana kejadian ini terjadi. Tetapi pria yang marah dengan dialek Cina disebut kesal karena jalur kendaraannya terhalang oleh tamu perjamuan yang diundang.

Pria berseragam merah muda itu turun dari mobil, lalu berdebat dengan pembawa acara. Tetapi siapa tahu apa yang merasukinya, ia masuk ke mobil lagi, dan melanjutkan aksinya.

Pria berkacamata itu tampak kesal, dia mengemudikan mobil. Meskipun dia tidak menekan deretan meja makan, pria itu terus menekan tombol klakson tanpa henti. Akibatnya, orang-orang berdiri, lalu menghindari perjamuan.

Hingga akhirnya pria itu berhenti ketika polisi datang mendekatinya.

Man mengamuk jalannya ditutup pesta pernikahan Foto: Screenshot

Posting yang diunggah melalui jaringan Facebook juga memancing berbagai tanggapan dari warga.

"Menyiapkan meja atau tenda di tengah jalan itu melanggar hukum. Satu atau setengah hari bukan alasan," kata Irwan Peter di kolom komentar.

"Mungkin pengantin wanita adalah mantannya," tulis Sam Lee.

"Itu normal, orang Melayu jika kita membuat pesta kita masing-masing mengerti ada toleransi. Apakah sulit menemukan cara lain jika Anda sudah tahu ada kemeriahan, jika bermain ego itu sulit untuk hidup sosial," kata Uang Kertas Jaizu.

Lihat video "Pria Berbahaya di Minimarket Aceh Meminta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)