Jakarta –

Penyebaran virus Corona di banyak negara telah menyebabkan gangguan pada kegiatan otomotif. Tidak hanya itu, konon karena industri virus Corona yang terkait dengan rantai pasokan produksi kendaraan juga terancam.

Namun tidak di Indonesia, sebagaimana dinyatakan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Agus Gumiwang mengatakan ketersediaan bahan baku untuk industri otomotif masih aman untuk empat bulan ke depan.

"Menurut laporan dari anggota sejauh ini, sejauh ini tidak ada masalah dan rata-rata, industri masih memiliki cadangan bahan baku untuk 3-4 bulan ke depan," kata Agus di JCC, Jakarta.

Agus mengatakan, wabah Corona diperkirakan akan segera pulih dalam waktu dekat sehingga produksi otomotif domestik tidak akan terganggu.

"Beberapa industri di China sudah memulai proses produksi dan Jepang juga akan memiliki kapasitas bahan bakar, akan kembali normal," kata Agus.

"Semoga 3-4 bulan ke depan kita semua normal, termasuk Covid 19 sehingga ketika industri membutuhkan bahan baku, kita bisa," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Industri Otomotif Indonesia, Yohannes Nangoi, mengatakan bahwa beberapa bahan baku juga diimpor dari Tiongkok.

"Secara total, kita tidak bisa tahu persis, karena terus terang, ada yang langsung dan tidak langsung. Jadi ada beberapa produk komponen di Jepang yang dipasok dari China, misalnya Nissan (Jepang-Red), ada yang terganggu, tapi kita untuk Indonesia masih tidak terganggu. "Dan kami masih percaya bahwa semua komponen kami masih tersedia selama 3-4 bulan," kata Nangoi.

Lihat video "Kenali Gejala Harian Virus Corona pada Proses Penularan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / lth)