Jakarta – Untuk negara-negara tropis seperti Indonesia, AC dalam mobil merupakan komponen penting. Dengan begitu pengendara dan penumpang tidak perlu khawatir merasa panas di dalam mobil.

Namun seperti komponen lain di mobil, AC juga membutuhkan perawatan. Jika tidak AC dapat mengalami gangguan. Gangguan yang paling sering terjadi di AC adalah menghilangkan bau yang tidak menyenangkan.

Bau yang tidak menyenangkan ini muncul karena perilaku pengemudi tidak membersihkan mobil. Selain itu ada juga lima kebiasaan yang bisa membuat AC mengeluarkan bau seperti yang dilansir situs web Hyundai Mobil Indonesia, Rabu (11/7/2018). 1. Merokok
Kebiasaan tidak sehat ini akan meninggalkan bau busuk di kabin mobil. Asap dari rokok akan menempel pada interior, dan juga dihirup oleh blower AC. Selain itu, abu rokok yang tanpa sengaja jatuh juga akan dihisap oleh blower AC. Akibatnya, akan ada tumpukan debu di dalam blower AC dan menyebabkan bau yang tidak menyenangkan.

2. Makan di mobil
Makanan akan meninggalkan bau di kabin mobil, terutama jika aromanya tajam. Aroma ini akan menempel pada bahan interior dan disedot oleh A / C blower, sehingga menghasilkan bau yang tidak menyenangkan.

3. Buka Jendela Kaca Selama Perjalanan
Saat membuka kaca jendela selama perjalanan, kotoran dan debu akan terbawa ke dalam kabin saat pengemudi. Akibatnya, debu akan menempel pada karpet dan pelapis yang memiliki potensi untuk dihisap oleh blower.

4. Pengharum kabin
Wangi kabin bisa membuat bau AC menjadi bau asam, terutama dari wewangian kabin dengan zat cair. Pasalnya saat suhu kabin panas, parfum kabin ini menguap. Lalu uap memasuki semua sudut mobil, termasuk saluran AC ke filter. Karena garis AC adalah tempat yang lembab, maka uap ini mengendap dan bereaksi untuk mengeluarkan bau asam.

5. Nyalakan A / C ketika mobil mempercepat kecepatan tinggi
Kebiasaan ini dapat menyebabkan kompresor AC menjadi rusak. Karena ketika AC dihidupkan dengan kecepatan tinggi, kompresor akan menyala dan akan menerima beban berat karena kecepatan mesin yang tinggi. Kompresor akan menerima gesekan keras di bagian dalam. Jika kebiasaan ini dibiarkan, kompresor akan lemah kinerjanya. (kering / ddn)