Jakarta –

Baru-baru ini viral dengan beberapa insiden mobil terlempar batu di jalan tol. Di tol Tangerang-Merak, misalnya, tujuh kendaraan rusak akibat terlempar batu.

Aksi pelemparan batu di jalan tol ini menyebabkan kendaraan yang melintas mengalami kerusakan kaca. Kaca depan kendaraan bisa pecah lebih parah saat melintas dengan kecepatan tinggi dan dilempari batu.

Aksi lempar batu ini tentu membuat khawatir pengendara yang melintas. Selain merugikan materiil, kasus pelemparan batu pada mobil di jalan tol juga dapat membahayakan keselamatan pengendara.

Untuk itu, pengendara diminta tetap waspada saat melintasi jalan tol akibat maraknya lemparan batu. Apa yang harus dilakukan pengendara?

“Hal-hal seperti ini sulit dihindari, batu yang tidak mengenai sasaran akan tersangkut di jalan. Jika terlindas maka mobil akan kehilangan keseimbangan,” ujar praktisi keselamatan mengemudi yang juga menjadi Instruktur Senior di Safety Defensive Consultant. Indonesia (SDCI), Sony Susmana, kepada detikcom, Minggu (30/8/2020).

Meski begitu, menurut Sony, ada dua cara yang bisa mengurangi risiko kematian lebih banyak sebelum terjadi. Yang pertama adalah mengurangi kecepatan.

“Kurangi kecepatan saat melewati jembatan di jalan tol. Karena di sini biasanya terjadi pelemparan. Semakin cepat kecepatan kendaraan maka semakin besar dampaknya terhadap batuan,” ujarnya.

Selain itu pengemudi harus selalu waspada saat berkendara. Caranya dengan memindai sekeliling menggunakan mata Anda saat mengemudi.

"Eye scan bergerak ke depan, ke atas, ke kaca spion secara berkala, apalagi kalau ada jembatan, apakah ada yang mencurigakan?" dia berkata.

"Terakhir, menghindar dengan benar. Ke kiri atau kanan tergantung kondisi lalu lintas," lanjut Sony.

Tonton video "Melihat ketangguhan Yamaha MT-07 dan MT-09 seharga ratusan juta rupiah"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / lua)