Jakarta –

Aksi pencurian dengan mode pecahan kaca mobil kembali terjadi. Peristiwa ini menimpa Toyota Fortuner Zen Zanuar, yang kaca depannya pecah oleh seorang pencuri di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/7) kemarin.

Ketika kejadian itu terjadi, Zen Zanuar, bersama kerabatnya Habib Afif, sedang makan sate yang berseberangan dengan toko karpet tempat ia memarkir mobil.

Dari penjelasannya, dia tahu mobil itu dibobol bukan dari alarm yang berbunyi. Namun dari informasi yang diberikan oleh penduduk setempat. "Ternyata setelah saya makan melintasi pukul 18.30 malam, ketika saya baru saja selesai makan tiba-tiba ada warga di sini yang melaporkan bahwa mobil itu pecahan kaca," jelas Zen Zanuar, dikutip detikNews.

Berdasarkan pernyataan tersebut, muncul dugaan jika alarm mobil tidak menyala ketika kaca depan rusak. Bisakah itu terjadi?

Seperti dijelaskan oleh Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, kendaraan rata-rata saat ini dilengkapi dengan alarm. Bahkan tidak sedikit yang dilengkapi dengan sensor kejut, sehingga jika ada getaran yang cukup kuat ketika alarm aktif, alarm akan muncul.

Masalahnya adalah, pencuri dengan jam terbang tinggi dapat menjinakkan fungsi alarm dan sensor kejut dengan bermain & # 39; rapi. "Meskipun kendaraan dilengkapi dengan sensor kejut, mungkin tidak terdengar ketika mobil mogok," kata Suparna, kepada detikOto, Kamis (23/7/2020).

"Karena cara pecahan gelas kadang-kadang dilakukan oleh pencuri, dengan cara yang sangat sunyi alias tidak menyebabkan getaran yang signifikan, sehingga sensor kejut tidak dapat mendeteksinya sebagai getaran yang harus ditindaklanjuti dengan suara peringatan alarm, "Suparna melanjutkan.

"Jadi kesimpulannya mungkin bahwa alarm tidak berbunyi ketika kaca pecah oleh pencuri meskipun kendaraan tertentu dilengkapi dengan sensor alarm dengan sensor kejut, jika pencuri melakukan tindakan dengan rapi tanpa menimbulkan suara / getaran yang signifikan," dia berkata.

Sebelumnya diberitakan oleh AFP, sebuah mobil pengusaha dibobol di kawasan Kemang Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Fortuner Toyota dibobol dan tas Gucci berisi cek sebesar Rp. 43 miliar dan barang berharga lainnya, hilang dari para pelaku.

Aksi pencurian kaca pecah di Jl Kemang Selatan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada hari Rabu (23/7) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, mobil Zen Zanuar diparkir di depan sebuah toko karpet.

Dalam rekaman CCTV, Zen Zanuar dan Habib Afif terlihat keluar dari mobil. Beberapa menit yang lalu, dua pelaku yang menggunakan sepeda motor datang ke tempat parkir.

Satu pelaku turun dan satu lagi menunggu di mobil. Pelaku mendekati mobil Zen Zanuar dan memecahkan kaca depan di sebelah kanan depan. Pelaku segera mengambil tas di kursi dan melarikan diri. Tindakan itu dilakukan dalam waktu singkat.

Lihat video "Detik membobol mobil yang berisi cek Rp 43 miliar di Kemang"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)